Warga Simpang Tungkal Keluhkan Pemadaman Listrik


- Durasinya Capai 12 Jam

MUBA, SP – Warga Desa Simpang Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengeluhkan listrik sering mati dengan durasi yang cukup lama. Sehingga berimbas pada kegiatan ekonomi masyarakat.

Warga setempat mengaku sudah sering mengadukan persoalan tersebut kepada pihak terkait. Hanya saja, belum ada tindakan konkrit yang memuaskan, bahkan cenderung beralasan problem itu akibat cuaca yang buruk dan lain sebagainya.

Warga berharap, PT PLN ataupun MEP bisa berinovasi dalam pembagian tegangan dan jaringan, sehingga tidak merugikan pelanggan.

Misno (37) warga setempat mengatakan, setidaknya beberapa hari terakhir, pemadaman listrik terus terjadi dengan waktu yang cukup panjang. "Tiga hari yang lalu, PLN padam sekira pukul 16.00 WIB dan baru menyala subuh. Kemudian dua hari yang lalu mulai sore hari hingga subuh," jelasnya, Selasa  (28/7/2020) dengan nada kesal.

Parahnya, sekali padam, durasinya bisa mencapai 12 jam dan kerapkali terjadi dalam seminggu. Akibat listrik padam, warga yang mengandalkan listrik untuk usahanya pun jadi tak produktif. Tidak sedikit warung yang menjual barang dalam lemari pendingin sehingga produknya gampang rusak.

"Jam belajar anak terganggu, warung-warung juga terganggu, termasuk layanan masyarakat seperti jasa foto copy, dan lain sebagainya. Listrik mati jadi kerugian bagi kami," imbuhnya.

Terpisah, Kapolpos Tungkal Jaya Aipda Samosir saat dihubungi via WhatApps membenarkan atas kondisi tersebut. Dirinya berharap permasalahan ini segera teratasi sehingga kegiatan ekonomi masyarakat tidak terhambat ditengah Pandemi Covid-19 saat ini.

"Kita disini menggunakan jasa listrik dengan fasilitas MEP. Masyarakat dikenakan tagihan pemakaian, terlambat bayar dikenakan denda bahkan ancaman pemutusan arus. Oleh karena itu kita berharap Pemerintah Kabupaten Muba dapat menyelesaikan permasalahan ini secepatnya," ungkap Samosir.

"Hari ini PLN kembali padam, dari pukul 02.00 Wib hingga sore ini, terpaksa kita tidak bisa menggunakan peralatan elektronik seperti komputer untuk melakukan kegiatan operasional," pungkasnya. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.