Acara Hajatan Wajib Patuhi Prokes


PALEMBANG, SP – Kendati sebaran Covid-19 di Kota Palembang masih tinggi. Pemerintah tetap mengizinkan warga untuk menggelar hajatan dengan mematuhi protokol kesehatn (Prokes).

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, tidak ada larangan bagi warga jika ingin menggelar hajatan/resepsi, baik di gedung serbaguna ataupun di kawasan lingkungan rumah di tengah pandemi Covid-19. 

Namun, pelaksanaan ditekankan tetap menerapkan Prokes yang dijalankan dengan baik, sehingga upaya untuk menekan angka penyebaran yang selama ini dilakukan bisa tercapai. 

"Tempat duduk berjarak, setidaknya tamu 70 persen dari kapasitas tempat. Walaupun maklumat Kapolri soal keramaian juga sudah dicabut, tapi diharapkan tidak menimbulkan kerumunan," katanya.

Menurutnya, meski tidak ada larangan tertulis namun keberadaan kegiatan yang menimbulkan keramaian seperti hajatan dengan menghadirkan orgen tunggal, harus menyesuaikan kondisi. Meski ia mengatakan boleh saja, tapi sebaiknya ditiadakan.

"Nila tidak terlalu penting sebaiknya dihindari dulu. Kesehatan itu kita sendiri yang jaga, pemerintah ini hanya mengimbau tapi realisasinya ada di masyarakat sendiri," katanya.

Pemerintah Kota Palembang sendiri dalam rangka penanganan Covid-19 telah banyak dilakukan seperti imbauan terkait protokol kesehatan dan melakukan pemulihan anggaran. 

"Sejauh ini untuk Palembang realisasi anggaran kita dikisaran 40 persen. Tapi kita berusaha terus agar pemulihan ekonomi berdampak baik, termasuk dalam waktu dekat mengadakan staycation bersama perhotelan agar roda ekonomi cepat bergerak," katanya. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang, GA Putra Jaya mengatakan, setiap akhir pekan melakukan pantauan di lingkungan masyarakat dan gedung yang menggelar pernikahan ataupun acara lainnya.

"Di gedung sudah terpantau mulai tertib, tapi di lingkungan masyarakat masih ada yang belum. Kita peringatkan biasanya mereka mengerti," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.