Gara-Gara Status Whatsapp, ABG Dikeroyok

Lisa Susanti Menjadi Korban Pengeroyokan, Gara-gara Status WA
PALEMBANG, SP – Gara-gara status di whatsapp, Lisa Susanti (17), didampingi ayah kandungnya, Zainal, (49), warga Jl. HBR Motik Lr. Kemas Iskan Kepayang Alang-alang Lebar Kota Palembang membuat laporan ke Polrestabes Palembang karena merasa sudah menjadi korban pengeroyokan. Dengan Nomor Laporan : LPB/1643/VIII/2020/SUMSEL/RESTABES/SPKT tanggal 10 Agustus 2020.

Diketahui, kejadian tersebut pada, Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 20.30 wib malam didepan rumah terlapor di Jl. HBR Motik Lr. Iskan Kapayang Alang-alang Lebar Kota Palembang. 

Ketika, pelapor yang bernama Lisa Susanti membuat status di whatsapp membuat terlapor tidak senang karena menurut terlapor status wa terlapor berisi kata-kata yang tidak sopan. 

“Namun, akibat dari kejadian tersebut terjadi lah keributan mulut antara pelapor dan terlapor”, ujar Zainal didampingi anaknya Lisa Susanti, Senin, (17/8/2020). 

Ia menuturkan setelah keributan mulut antara pelapor dan terlapor, "Lalu pelapor langsung membalas wa dengan terlapor, " Dengan kata-kata kenapa dengan status wa tersebut kamu tidak senang apa," katanya. 

Menurut pelapor dengan kata-kata tersebut, terlapor langsung mengatakan iya saya tidak senang.

Akibat kejadian tersebut pelapor langsung mendatangi rumah terlapor untuk menyelesaikan masalah  keributan mulut antara pelapor dan terlapor di WA. 

"Setelah datang kerumah terlapor dan pelapor sudah saling memaafkan masalah keributan mulutnya," tuturnya. 

Lanjut pelapor, setelah saling memafkan langsung ingin pulang kerumah. Ditengah perjalanan pulang kerumah pelapor tiba-tiba langsung dianiaya oleh tiga orang keluarganya antara lain, ayah, Ibu dan anaknya hingga menyebabkan luka memar dikepala dan luka memar di kaki. 

Akibat ulahnya tersebut pelapor langsung melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang. (De)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.