September Tes SKB Dengan Protokol Kesehatan

(FOTO/NET)
PALEMBANG, SP - Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional (Kanreg) VII Palembang telah mengusulkan jadwal tes Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS 2019 kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pada September mendatang. Tes akam dilakukan sesuai dengan aturan protokol kesehatan Covid-19.

Kabid Informasi Kepegawaian BKN Kanreg VII Palembang, Joko Warsito mengatakan, BKN Regional VII telah mengusulkan jadwal SKB untuk wilayah Sumsel, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung pada September mendatang. Secara nasional telah direncanakan 1 September sampai 12 Oktober.

"Untuk wilayah regional VII ini diusulkan SKB untuk instansi vertikal 1 September, setelah itu baru instansi daerah ujian, sekitar 14 September, atau awal sebelum 12 Oktober itu SKB sudah selesai," katanya saat ditemui, Kamis (13/8/2020).

SKB ini untuk bobot nilainya 60 persen, sedangkan SKD 40 persen. SKB harus dilaksanakan dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat. Di semua titik lokasi peserta harus jaga jarak minimal 1 meter, dan harus pakai masker.

"Lebih bagus lagi pakai sarung tangan dan face shield, cuci tangan dengan sabun. Setiap pergantian sesi kami melakukan penyemprotan disinfektan," katanya.

Joko mengatakan, ada 17.919 peserta se-Kanreg VII yang dijadwalkan ikut SKB. Jumlah tersebut tiga kali formasi yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebelumnya.

"Jadwal ditentukan oleh Panselnas. Tanggal 15-17 Agustus Panselnas akan mereview penetapan jadwal. Kemudian 18 Agustus diumumkan dan dapat dilihat di website BKN," katanya.

Menentukan jadwal SKB ini setelah dilakukan penetapan tempat ujian. Dimana telah ditentukan tempat ujian sesuai dengan kesiapan instansi penerima CPNS. Dalam pelaksaan ini, lokasi diteyapkan tiga bagian. Mandiri, co-sharing dan lokasi BKN Kanreg VII.

Instansi yang melakukan SKB secara mandiri yaitu Kabupaten OKU di Praja IT Laboratorium sebanyak 318 peserta, Gedung Kesenian Rumah Limas Kota Prabumulih 342 peserta, Gedung Pertemuan Pemda Lahat 749 peserta.

Sementara itu yang melakukan SKB di satu lokasi yang sama atau co-sharing yaitu Kabupaten OKI 141 peserta, Banyuasi 444 peserta, OKU 550 peserta, OKU Selatan 301 peserta, Ogan Ilir 368 peserta, Empat Lawang 204 peserta dan Palembang 1697 peserta di Golden Sriwijaya Jakabaring.

"Penetapan lokasi ini telah dimasukkan di website sscn.bkn.go.id," katanya.

Kemudian di wilayah Sumsel juga ada instansi yang menginginkan ujian di BKN Kanreg VII Palembang. "Karena beberapa alasan disampaikan, di sini akan ada 7 instansi yaitu Sumsel, Banyuasin, PALI, Muara Enim, Musi Rawas, Muratara dan Lubuk Linggau. Total jumlah pesertanya sekitar 2.963 orang," katanya.

Di dalam website SSCN juga membuka kesempatan bagi peserta untuk memilih yang terdekat dari domisilinya ataupun tempat tinggal sekarang atau tempat dia bekerja. "Jadi peserta bisa memilih tempat ujian, ini disesuaikan dengan masa pandemi saat ini," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.