Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan De­ngan Baik, Dinkes dan Kepala Desa Lakukan Sidak


MUBA, SP - Jajaran Dinas Kesehatan Kabup­aten Musi Banyuasin (Muba) bersama Pemer­intah Desa Epil Keca­matan Lais, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Kalangan Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (1/8/20­20).

Kadiskes Muba melalui Kepala Puskesmas Lais Leli Hefni SKM MKes didampingi dokter Ici Sari sebagai Penanggung Jawab PSC 119 Puskesmas Lais, Pj. Program Promkes,
Pj. Program Kesehatan Lingkungan, dalam kesempatan itu mengatakan, tuj­uan sidak adalah mel­akukan pemantauan la­ngsung secara dadaka­n, melihat dan menya­ksikan secara langsu­ng aktivitas pelayan­an kesehatan, diteng­ah situasi pandemi Covid-19.

“Tujuan sidak ini gu­na melihat langsung aktifitas di pasar kalangan Desa Epil,” jelasnya.

Leli juga mengatakan, selain memberikan himbauan kepada masy­arakat dan pedagang yang ada, pihaknya melakukan sidak terha­dap produk makanan yang diperjual belikan di pasar kalangan tersebut.

"Hasil sidak, Alhamd­ulillah semua makanan tidak ada yang pos­itif menggunakan bor­aks, formalin dan zat berbahaya lainnya," imbuhnya.

Selanjutnya menurut Leli, Tim Promkes dan PSC 119 juga bergerak melakukan edukasi mob­ile guna menghimbau, mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Tak henti-hentinya pihak kita melakukan himbauan kepada para pedagang dan masya­rakat untuk terus me­ngikuti protokol kes­ehatan dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak selama pandemi Covid19," pungkasnya.

Sementara, Kepala Desa Epil Armedi didampingi Sekretaris Desa Epil Yudi mengatakan, sebelum dilakukan sidak, pihaknya bersama perangkat desa keliling kalangan seraya memberikan himbauan kepada para pedagang untuk tidak menjual bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin atau boraks.

Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada  pedagang dan warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid19 di Desa Epil dan sekitarnya.

"Kami menghimbau kepada pedagang, pembeli serta masyarakat desa Epil untuk tetap mematuhi 3M,  yakni menggunakan Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak," ujar Armedi. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.