Jika Kompetisi Dihentikan, SFC Tetap Jamin Hak Pemain

Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin, (foto/nis)

PALEMBANG, SP
- Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 kembali terancam tak mendapat restu dari Polri untuk melanjutkan pertandingan. 


Padahal sebelumnya pada rapat Extraordinary Club Meeting di Yogyakarta, Selasa (13/10/2020), seluruh klub Liga 1 dan Liga 2 beserta PSSI dan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB), sepakat kompetisi bergulir kembali Awal November. 


Namun lagi-lagi, Polri seolah membuat para klub mengalami dilema besar mengingat belum berselang satu hari pasca kesepakatan tersebut. 


Polri menyatakan tetap belum memberi izin untuk keramaian yang jadi syarat utama bergulirnya kompetisi ditengah Pandemi covid-19. Padahal pertandingan tersebut digelar tanpa penonton.


Melihat hal ini, Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin mengaku sulit untuk menentukan sikap. Mengingat saat ini keputusan final diselenggarakan atau tidak berada di tangan pihak kepolisian.


"Lanjut atau tidaknya kompetisi ada di persoalan keamanan. Penentu berada di pihak kepolisian untuk bisa kasih izin atau tidak,"ujarnya, Kamis (15/10/2020).


Menurutnya, SFC susah untuk menentukan sikap posisinya seperti pasrah tapi tak rela. 


Ditanya skenario terburuk jika kompetisi dihentikan, HZ mengaku telah menyiapkan beberapa opsi salah satunya mengenai kontrak pemain. 


"Jika dibatalkan,  kita akan panggil pemain. Tapi kita komitmen kepada pelatih dan pemain, SFC ini terkenal dengan komitmen. Jadi tak mungkin meninggalkan pemain begitu saja. Ttentu kita akan bayar hak-hak pemain. Yang pasti kita akan komunikasi dengan pemain terlebih dahulu,"ungkapnya. 


Kendati begitu, HZ menjamin untuk memenuhi hak pemain. Sehingga para skuad Laskar Wong Kito tak perlu khawatir dan risau apabila hal terburuk menimpa kompetisi Sepakbola Indonesia pada musim ini. 


"Persoalan cara bayar itu biarlah masalah teknis saja. Tapi perlu dicatat belum ada sejarahnya SFC nunggak pemain sampai berlarut-larut. Paling seperti dulu 3 bulan. Catatan pernah meninggalkan hutang penuh dan tidak dibayar tidak ada,"tukasnya. (Nis)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.