Tekwan Dicampur Ganja sebagai Penyedap

Ferdi (35), warga Jalan Segaran Lorong Kebangkan 9 Ilir diringkus tim Buser Polsek Ilir Timur II. (Foto who/SP)


PALEMBANG, SP – Ulah Ferdi (35), warga Jalan Segaran Lorong Kebangkan 9 Ilir untuk mencari untung dengan jualan ganja cukup kreatif.

Pengecer koran ini, tak hanya menjual ganja tapi juga memberikan biji ganja kepada pedagang tekwan sebagai pengganti bumbu penyedap rasa.

Akibat ulahnya itu, dia diringkus tim Buser Polsek Ilir Timur II, karena kedapatan mengedarkan ganja tak jauh dari dikediamannya, (13/9/2020).

 

Kapolsek IT I, Kompol Denni Triana mengatakan, tersangka ditangkap bermula saat anggota Polsek melakukan pengembangan atas kasus pencurian. Namun, tidak ditemukan barang buktinya.

 

"Awalnya kita melakukan penggerebekan pelaku pencurian tapi tak ditemukan barang buktiya.  Namun, kita temukan saat penggerebekan tersangka Ferdi yang saat itu sedang mengemas paket ganja yang akan diedarkannya," kata Deni Senin (5/10/20).

 

Tak hanya itu, dari pengakuan tersangka memberikan biji ganja kepada pedagang tekwan, sebagai pengganti bumbu penyedap rasa.

Sebelum menjadi kurir pelaku bekerja penjual koran. Namun, alasannya karena sepi pembeli koran,  pelaku banting stir menjadi pengedar ganja.

 

Atas tindakkannya tersebut pelaku terjerat 127 ayat 3 dengan ancaman kurungan penjara selama 4 tahun.

Sementara pengakuan tersangka, ia mendapatkan ganja tersebut dari seseorang yang tinggal di seberang ulu I. Kemudian barang tersebut di kemas didalam koran baru antara pembelinya.

 

"Dikemas didalam koran lalu aku jual ke pembeli, barang diambil dari orang juga terus kami kemas.  Kalau biji galak aku kasi wong jualan tekwan kalau yang mintak," ujarnya.

 

Ditambahnya, dia terpaksa banting setir karena pandemi Covid-19, menjadi pengedar karena hasil penjualan koran kurang untuk kebutuhan sehari-hari. Maka dia merubah nasib menjadi pengedar ganja yang untungnya lebih menjanjikan. (WHO)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.