Diselesaikan 2021, Proyek Jalan Patra Sriwijaya Retak Pada Badan Jalan

* Tidak ada perpanjangan kontrak 

Pemeliharaan Jalan Perumahan Patra Sriwijaya (Foto:Ans)

Palembang, SP - Proyek pemeliharaan jalan lingkungan perumahan Patra Sriwijaya Gandus yang  menggunakan APBDP kota Palembang tahun Anggaran 2020, baru dikerjakan dan diselesaikan  Rabu (6/01/2021) lalu, sebagian jalan juga alami keretakan.

Retak pada badan jalan perum Patra Sriwijaya  (Foto : Ans/SP)

Pantauan awak media ini, tampak jelas terdapat pembangunan jalan yang baru dibangun, dan pada badan jalan tampak retak dibeberapa bagian.

Proyek  ini juga tidak memasang papan proyek sehingga menyulitkan awak media untuk mencari informasi terhadap proyek tersebut.

Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya, membenarkan pemeliharaan jalan ini baru dikerjakan dan selesai Rabu lalu, "Yo dek jalan ini baru di bangun,  tigo Ari yang lalu, peralatan tukang Yo bae Mase ado disini" Ujarnya, Sabtu (09/01/2021).

Berdasarkan penelusuran pada LPSE didapati proyek yang diduga menjadi acuan proyek tersebut, yaitu  Pemeliharaan jalan dan Pembuatan perumahan Patra Sriwijaya Kec.Gandus, Kel Gandus, dengan nomor tender 8248251, Satuan Kerja Dinas pengerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Palembang, Tahun Anggaran APBDP 2020, mengunakan anggaran Sebesar Rp 399.888.643.

Dimenangkan dan dikerjakan, CV. Tiara Sukses, beralamat JL. Ki. Gede Ing Suro No. 267 RT. 028 RW. 005  Palembang (Kota) - Sumatera Selatan.

Investigas mendalam, diketahui CV. Tiara Sukses milik Oknum OT yang saat ini sedang tersandung kasus Korupsi, dan dipergunakan pihak lain TM (salah satu ketua organisasi di Kota Palembang).

"Itu dipakai TM, dek kalo kakak masih di Pakjo," ungkapnya saat dikonfirmasi Media ini.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Palembang, Faisal ditemui diruang kerjanya menilai pengerjaan tersebut tidak miliki perpanjangan kontrak dan mengecam tidak akan membayar pengerjaan tersebut.

"Sudah sering dipanggil untuk konfirmasi, kami tidak diberi tahu kapan pengerjaan tersebut dimulai dan kapan selesai, kalau tidak ada kejelasan tidak akan kami bayarkan," jelasnya.

Pihak pelaksana pun terkesan menutupi pengerjaan dengan tidak memberi informasi kepada pihak PU untuk mengawasi. (Anshor)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.