Gagal Curi Cabe, Dua ABG Babak Belur Dihajar Petan

GA dan GAI diamankan aparat Polsek Dempo Selatan karena percobaan pencurian.(Foto: Repi/sumselpers)



PAGARALAM, SP - Dua Anak Baru Gede (ABG) masing masing GA (16) bin Damsir warga Tebat Baru Kelurahan Tebat Giri Indah dan AI (15) warga Tinggi Hari Kelurahan Tumbal Ulas Kecamatan Pagaralam Selatan babak belur dihajar massa karena kedapatan mencuri cabe di dusun Meringang Kecamatan Dempo Selatan, Kamis (07/01) sekitar pukul 19.00 WIB.

Sementara satu rekan kedua tersangka berhasil lolos.

Akibat ulah maling kecil ini korban Idansyah warga Dusun Meringang Kel. Penjalang Dempo Selatan kota mengalami kerugian sekitar Rp.300.000.-

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, Kamis 7 Januari 2021 sekira jam 19.30 wib di Dusun Meringang Penjalang Dempo Selatan telah terjadi tindak pidana pencurian berupa buah cabe.

Saat itu pelapor sedang duduk di pondok kebun cabe miliknya dan saat pelapor melihat ada satu unit sepeda motor yang parkir di sekitar kebun cabe miliknya. Tak jauh dari tempat itu dia melihat ada 3 orang laki laki masuk kedalam kebun dan memetik buah cabe di kebun milik korban.

Kemudian dua pelaku bisa diamankan sementara satu orang pelaku melarikan diri. Akibat kejadian tersebut korban menderita kerugian Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah).

Selanjutnya korban melapor ke Polsek Dempo Selatan.

Pada Kamis 7 Januari 2021 Sekira jam 21.00 Wib telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang Pelaku di Dusun Meringang Penjalang Dempo Selatan Kota Pagar Alam. Kemudian pelaku dibawa ke Polsek Dempo Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara S.Ik MH melalui Kapolsek Dempo Selatan, Iptu Zaldi kepada media ini membenarkan pengamanan dua tersangka pencurian cabe tersebut.

"Ya selain mengamankan tersangka juga diamankan sejumlah barang bukti. Saat ini keduanya sudah diamankan di Mapolsek dan akan dikembangkan karena tidak menutup kemungkinan adanya TKP lain," pungkasnya. (Rep)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.