Status Perkara Masjid Sriwijaya Bakal Naik

 -Sudah Ditangani Tim Pidsus Kejati Sumsel


Begini Lah Penampakan Terkini Pembangunan Masjid Sriwijaya di Pangeran Ratu Jakabaring (Foto:Ist)


PALEMBANG, SP - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, berencana akan menaikkan status penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan Masjid Sriwijaya Jakabaring ke tahap penyidikan.

Kepala Seksi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman SH. MH, ketika dikonfirmasi menjelaskan, untuk menaikan perkara tersebut ke penyidikan tentunya harus dilakukan sesuai tahapan. Dimana nantinya akan dilakukan ekspose perkara terlebih dahulu.

“Untuk perkara dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya nanti akan duluan kita naikan ke penyidikan. Akan tetapi, kita tunggu dulu ekspose perkaranya,” jelas Khaidirman, Minggu (31/1/2021).

Khaidirman menjelaskan, dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya ini terkait anggaran tahun 2015 dan tahun 2017.

“Pada tahun 2015 dan tahun 2017 lalu Pemprov Sumsel memberikan dana hibah untuk pembagunan Masjid Sriwijaya, perkaranya saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” katanya.

Selama proses penyelidikan pihaknya sudah mengambil keterangan kepada sejumlah pihak untuk mengklarifikasi dugaan korupsi yang diduga terjadi dalam pembangunan masjid tersebut.

“Sebelumnya sudah ada sejumlah pihak yang telah kita panggil dan diambil keterangannya. Sedangkan untuk saat ini belum ada agenda pemeriksaan lagi, namun untuk proses penyelidikan tetap kita lakukan,” ujarnya.

Khaidirman menambahkan, tujuan klarifikasi kepada sejumlah pihak untuk memastikan dugaan korupsi pada proyek pembangunan masjid tersebut.

"Mudah-mudahan kita dapat mengungkap dan menuntaskan perkara tersebut," tutupnya. Untuk diketahui, perkara mengkraknya pembagunan Masjid Sriwijaya awalnya ditangani oleh tim Intelijen Kejati Sumsel. Kemudian belum lama ini barulah penanganan perkara tersebut dilimpahkan ke tim Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumsel. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.