2 SD dan SMP Dilakukan Simulasi Belajar Tatap Muka

PALEMBANG, SP - Pembelajaran tatap muka direncanakan dibuka kembali pada Juli mendatang. Namun sebelumnya akan dilakukan simulasi dulu oleh sekolah SD dan SMP yang sudah siap. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, ada beberapa sekolah yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk menggelar simulasi pembelajaran tatap muka. Sekolah tersebut yakni SDN 238, SDN 41, SMPN 17 dan SMPN 1  serta TK Pembina 2 Palembang.

"Kita sudah menunjuk dua SD dan SMP yang kita sampaikan provinsi untuk jadi sampling yakni SDN 238 dan 41 serta SMPN 17 dan SMPN 1 Palembang dan juga TK," katanya.

Zulinto mengatakan, di samping itu pihaknya pun saat ini masih melihat pertimbangan Kota Palembang masih zona merah. "Sesuai dengan edaran gubernur dan Menteri  bulan Juli akan mulai tatap muka terbatas," katanya. 

Namun jadwal simulasi ini masih menunggu. Diperkirakan Mei setelah provinsi. Nanti dipantau oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Walikota Palembang, Harnojoyo.

"Kemarin kita sempat lakukan simulasi di salah satu SD yang ada di Kertapati bertepatan saat mereka melakukan ujian sekolah. Rencana tiga hari kita lakukan simulasi namun hanya dua hari langsung kita tutup karena melihat berita di Jabar terpapar Covid," jelasnya. 

Karena itu, saat simulasi nanti juga akan dipraktekkan secara protokol kesehatan. Mulai dari anak turun dari kendaraan, cuci tangan, masuk ke kelas dan sampai proses belajar dan pulang.

"Tapi ini masih kita koordinasukan lagi ke tim gugus tugas setempat apakah boleh jika kota gelar simulasi mengingat kondisi zona merah saat ini," katanya.

Namun, jika nanti simulasi akan digelar maka sesuai prosedur juga akan dibatasi jumlah siswa di dalam ruangan. Sedangkan guru dan tenaga kependidikan saat ini sudah hampir 100% selesai divaksin. 

"Minimal 15 sampai 18 siswa dalam setiap ruangan, tetap pakai masker dan jaga jarak," katanya. (Ara).

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.