Bangunan Tiga lantai Tak Terawat, Dihuni Gepeng Hingga Tempat Mesum

PALEMBANG,SP – Bangunan ruko setinggi tiga lantai yang terletak di Jalan Gubernur H. Bastari RT 29 RW 08 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang, persis disisi kiri Perumahan Taman Ogan Permai, (TOP), kondisinya tidak terawat sehingga digunakan gepeng untuk singgah hingga dijadikan lokasi mesum. Kondisi ini meresahkan warga sekitar karena gepeng sering bertingkah tidak wajar, seperti membakar sampah di dalam gedung, menjemur pakaiaan didepan gerbang perumahan dan membuang sampah sembarangan.

Berdasarkan pantauan Koran Sumsel Pers, kondisi ruko setinggi tiga lantai dengan 15 pintu itu sangat memprihatinkan, selain tidak terawat juga terkesan angker, beberapa plapon terlihat sudah lepas, atap ruko sebagian sudah hancur, serta tampak ditumbuhi pohon beringin setinggi kurang lebih lima meter dengan akar menjalar dari lantai tiga hingga ke lantai dasar dan halaman gedung dipenuhi tumbuhan liar, pada lantai dua terdapat banner bertuliskan “RUKO INI DI LELANG, BERDASARKAN PENETAPAN KETUA PENGADILAN NEGERI KELAS 1A KHUSUS PALEMBANG tertanda Pemohon Eksekusi Ir. Ahmad Astra Ramli”.

Dalam bangunan ruko didapati tiga perempuan yang menghuni tempat tersebut, ketiga perempuan tersebut diantaranya, dua orang berumur sekitar 40 tahun dan satunya nenek-nenek yang sudah lanjut usia, ketinganya diduga gepeng yang menempati bangunan itu. 

Tidak banyak informasi yang didapat dari ketiga perempuan tersebut, terkesan menutup diri dan menghindar saat didekati.
Salah satu warga sekitar jhon(60), mengatakan, keberadaan gepeng yang tinggal digedung tersebut sama sekali tidak ada izin dari Rukun Tetangga, (RT), setempat, keberadaan mereka juga sering membuat warga resah karena aktivitas yang tidak wajar, seperti membuang sampah sembarangan hingga menyalakan api di dalam gedung pada malam hari. 

"Kita berharap instansi berwenang segera bertindak karena dikhawatirkan aktivitas gepeng itu memicu kebakaran", ungkap Jhon, Sabtu, (29/5).

Ditambahkannya, kondisi ini, bukan yang pertama ruko tersebut dihuni oleh gepeng dan orang gangguan jiwa, dulu pernah dihuni oleh anak pank, anak pank tersebut sempat mencuri laptop mahasiswa yang sewa rumah di komplek ini, selain itu sempat juga ada orang gila yang kerjaannya melepari warga pake batu, setiap orang melitas dillempari pake batu, terutama dimalam hari, kelakuan orang gila tersebut sempat dikira begal oleh warga, dan bangunan tersebut pernah juga dijadikan tempat mesum untungnya kepergok warga dan diusir, 

"Kami berharap kepada pemilik gedung tolong dirawat gedung ini jangan dibiarkan begitu saja”, tambahnya.

Ketua RT 29, Riadi, mengatakan, dirinya tidak mengetahui keberadaan gepeng tersebut, namun dirinya membenarkan kalau tempat tersebut memang kerap dijadikan tempat menginap oleh gepeng dan orang gangguan jiwa, menurutnya kalau terbukti mereka meresahakan warga, tentu akan ditindak, 

“saya tidak tahu pak kalau ada yang menginap ditempat tersebut, nanti saya cek keberadaannya, memang dari dulu ruko tersebut sering dijadikan tempat menginap oleh gelandangan dan bahkan orang gila nanti saya cek kesana, kalau memnag keberadaan mereka meresahkan nanti saya usir, apalagi mereka tidak izin”, tutupnya.(SON)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.