KI Ditutup, Mall dan Restoran Buka Sampai 21.00 WIB

PALEMBANG, SP - Tingginya tingkat kerumunan di Kambang Iwak (KI) Pemerintah Kota Palembang mengeluarkan edaran untuk menyetop aktivitas di KI baik berjualan maupun berolahraga. Penutupan ini dilakukan sampai zona Covid-19 membaik bahkan mall dan restoran operasional dibatasi sampai pukul 21.00. 

Berdasarkan pantauan Minggu (2/5/2021), biasanya hari Minggu menjadi hari yang paling ramai di KI. Selain ramainya para penjual, para pengunjung baik yang berbelanja maupun olahraga memadati KI. Saat ini di sekitar kawasan KI terlihat beberapa spanduk pemberitahuan penutupan sudah dipasang. 

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan dan memperhatikan tren kenaikan kasus Covid-19 harian meningkat. Saat ini kota Palembang berada di zona merah/ bahaya. Laragan ini sesuai Perda 44/2002 yang mana tidak boleh berjualan di jalan dan fasilitas umum. 

"Penutupan ini berlaku setiap hari sampai zona Covid membaik menjadi orange sampai hijau. KI memiliki potensi penyebaran cukup tinggi, aktivitas jualan kaki lima, olahraga khususnya hari Minggu," katanya. 

Area KI selain itu juga selalu ramai setiap harinya terutama mereka yang berjualan takjil buka puasa. Dewa mengatakan, termasuk sore Satpol PP akan monitor dan patroli rutin, edukasi masyarakat untuk tidak melakukan kerumunan, dan yang tidak pakai masker. 

"Ada beberapa langkah optimalisasi poko komando di tingkat kelurahan. Baik lurah, RT/RW, Babinkantibnas, Puskesmas, mengedukasi dan melaksakan 3T (testing, tracing, treatment)," katanya. 

Kabid Linmas Satpol PP Kota Palembang, Herison mengatakan, sudah ada edaran dari walikota mengenai operasional mall, kafe dan restoran sampai pukul 21.00 karena peningkatan kasus Covid-19.

"Edarannya baru, kita masih sosialisasi, tetapi setelah itu kita akan tindak yang operasional melebihi pukul 21.00," katanya.

Sama halnya dengan penutupan KI, pihaknya menurunkan 80 personil khusus hari Minggu. Seperti halnya Minggu ini, banyak pedagang masih datang meskipun sebelumnya telah diberi tahu.

"Tadi ada yang nurut, ada juga tidak mau bubar, akhirnya kita beri pengertian KI tutup hingga kondisi membaik," katanya. (Ara).

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.