Pasca Bahan Material Digasak Maling, Lokasi Proyek Masjid Sriwijaya Kini Dipasang Papan Pemberitahuan

Lokasi Proyek Masjid Sriwijaya Dipasang Papan Pemberitahuan dan Redline Oleh Penyidik Kejati Sumsel (Foto:Ariel/SP)

PALEMBANG, SP - Pasca dicurinya sejumlah benda berupa besi ulir dilokasi proyek pembangunan Masjid Sriwijaya, oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Pihak penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel saat tengah melakukan pengamanan dengan memasang Redline dan papan pemberitahuan dilokasi proyek tersebut.

Dari pantauan, lokasi proyek Masjid Sriwijaya terlihat sudah dipasangi garis merah atau Redline dan papan pemberitahuan yang bertuliskan Kawasan dan Bangunan ini Dalam Proses Penyidikan Tipikor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. 

Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengamanan dilokasi proyek Masjid Sriwijaya pasca adanya sejumlah material yang hilang akibat dicuri orang.

"Pasca adanya pencurian pada bahan material yang ada dilokasi pembangunan masjid tersebut, Kejati Sumsel melakukan upaya pengamanan dengan memasang Redline dan papan pemberitahun," ujar Khaidirman, Jumat (11/6/2021).

Khaidirman menjelaskan, ada beberapa bagian dilokasi juga disegel oleh penyidik Kejati Sumsel.

"Namun penyegelan tersebut merupakan bentuk pengamanan, bukan penyitaan," katanya.

Ditanya bahan material apa saja yang hilang akibat dicuri, Khaidirman belum menjelaskan secara rinci. Namun dikatakannya, kasus pencurian yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab tersebut sudah ditangani oleh pihak Polrestabes Palembang.

"Hingga saat ini, kasus pencurian yang terjadi di lokasi pembangunan Masjid Sriwijaya sudah dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polrestabes Palembang,"tutupnya.

Hingga saat ini, terlihat di lokasi pembangunan masjid yang digadang-gadang sebagai masjid terbesar di Asia itu, nampak terbengkalai sudah ada beberapa bagian pagar seng yang dalam keadaan rusak.

Rumput ilalang cukup tinggi tumbuh menjulang disekitar lokasi pembangunan Masjidasjid Sriwijaya.

Untuk diketahui pembangunan Masjid Sriwijaya yang saat ini mangkrak telah menelan anggaran dari dana hibah Pemprov Sumsel sebesar 130 miliar rupiah.

Penyidik Kejati Sumsel, juga telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus tersebut yakni, Eddy Hermanto, Dwi Kridayani, Syarifuddin, dan Yudi Arminto. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.