Tahun Depan Akan Ada Pasar Terapung di Bawah Jembatan Musi 2

PALEMBANG, SP - Menghidupkan kembali Venesia dari Timur, Pemerintah Kota Palembang akan membangun Pasar Apung Darussalam di sungai bawah Jembatan Musi 2.

Pasar terapung dengan konsep tradisional dengan mengedepankan ciri khas Palembang. Tematiknya telah ada usulan dan saat ini dikaji.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, proses awal yang akan dilakukan adalah pematangan lahan. Selanjutnya membuat tim percepatan pembangunan agar target selesai 2022 selesai.

"Pasar Apung Darussalam ini tidak akan meninggalkan ciri khas Palembang. Pasar Apung ini sangat dirindukan agar kembalinya Venesia dari Timur," katanya, Selasa (28/9/2021)

Lebih dari 300 pedagang di sekitar Musi 2 akan dirangkul untuk berjualan di atas perahu. Para pedagang biasanya jualan pasar kalangan (pasar mingguan) di hari Rabu 79 orang dan Minggu 300 orang.

"Karena sungai itu merupakan kewenangan balai, sudah disiapkan administrasinya oleh tim," katanya.

Saat ini desain belum siap dan akan dimatangkan oleh tim. Soal pendanaannya belum dipastikan membutuhkan berapa banyak. "Soal dana nanti bisa dari kementerian, provinsi atau CSR," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Reymon Lauri mengatakan, konsep selanjutnya akan disempurnakan dan ada saran tematiknya seperti Seruni ciri khas Palembang.

"85 persen pembeli berasal dari masyarakat sekitar kawasan Gandus, Poligon dan sekitarnya," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.