-->

Notification

×

Harga Pupuk Selangit Petani Menjerit

Wednesday, February 16, 2022 | 07:10 WIB Last Updated 2022-02-16T00:10:44Z
PAGARALAM, SP - Kenaikan harga pupuk dibenarkan Kasi Ketersediaan Pupuk dan Pestisida Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Juviter. Ia tak menampik ada kenaikan yang cukup signifikan terhadap harga jual pupuk non subsidi di tingkat pengecer, " terangnya

Dikatakan Juviter, berdasarkan informasi dilapangan kenaikan harga pupuk non subsidi disebabkannya bahan baku impor juga naik, hal ini tentu berdampak pada petani. 

"Namun meskipun harganya naik, tidak ada kelangkaan terhadap barang (pupuk) itu sendiri, karena mereka (penjual) pun juga tidak mau rugi, hanya saja tingkat pembeliannya yang berkurang," kata dia. 

Lebih lanjut Juviter mengatakan, hingga saat ini hampir tidak ada gejolak akibat kenaikan harga pupuk non subsidi, seperti barangya yang tidak ada, atau para petani sampai berburu pupuk non subsidi.

"Namun kalau berkurangnya pembeli itu adalah hal yang wajar, karena harganya yang mahal ," terang Juviter.

Juviter menambahkan, meskipun Pagar Alam merupakan sentra pertanian dan kebanyakan juga yang bergantung dengan tanaman sayuran, namun secara kultur tanah belum terlalu bergantung dengan pupuk untuk meyuburkan tanaman.

Dan sebagai solusi, Kata dia, pemerintah lebih mengarahkan petani untuk menggunakan pupuk organik atau pupuk subsidi, namun kata dia, untuk mendapatkan pupuk subsidi juga tidaklah mudah, karena harus ada kelompok terlebih dulu yang nantinya ada semacam pengajuan untuk penggunaan pupuk subsidi. 

"Jadi tidak sembarangan juga bisa mendapatkan pupuk subsidi tersebut," pungkasnya.

Salah seorang petani Subran kepada media ini Selasa (15/02) menyatakan, saat ini harga pupuk bukan lagi naik tetapi berubah harga.  

"meningkatnya harga pupuk membuat sejumlah petani pakai pupuk secukupnya dan pilih harga yang murah."tutupnya (Rep)














Popular Posts

×
Berita Terbaru Update