Notification

×

Tag Terpopuler

Karantina Sumsel Lepas Ekspor 8,8 Ton Kopi Robusta Pagar Alam ke Australia

Thursday, January 29, 2026 | Thursday, January 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T03:32:50Z


PALEMBANG,SP - Karantina Sumatera Selatan keluarkan sertifikat Phytosanitary (Phytosanitary Certificate) kopi robusta asal Pagar Alam, Sumatera Selatan sebanyak 8,8 ton yang akan di ekspor ke Sydney, Australia, Selasa (29/2026).


Sebelum diberangkatkan, Kopi robusta Pagar Alam telah melalui serangkaian tindakan karantina, diantaranya pemeriksaan fisik dan pengujian laboratorium untuk memastikan pemenuhan persyaratan negara tujuan. Salah satu persyaratan utama Australia adalah jaminan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), khususnya Trogoderma Spp.


Kepala Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan dan pengujian laboratorium menunjukkan kopi robusta Pagar Alam tersebut dinyatakan bebas dari Trogoderma SPP. 


“Karantina Sumsel memastikan setiap komoditas ekspor memenuhi persyaratan teknis negara tujuan. Jaminan kesehatan  ini penting untuk menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia,” ujarnya.


Lebih lanjut, Endah mengatakan ekspor kopi ini juga mencerminkan potensi besar daerah Pagar Alam sebagai sentra penghasil kopi berkualitas. Dukungan pengawasan karantina yang ketat sejak sebelum pengiriman menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan komoditas agar dapat diterima di pasar global.


"Melalui ekspor kopi robusta ke Australia ini, Karantina Sumsel berkomitmen terus mendukung pelaku usaha dan petani dalam memperluas akses pasar internasional. Diharapkan keberhasilan ini dapat mendorong peningkatan nilai tambah, kesejahteraan petani kopi, serta kontribusi positif terhadap perekonomian daerah Sumatera Selatan," kata Endah. (Ara)

×
Berita Terbaru Update