PALEMBANG,SP – Pelanggan Perumda Tirta Musi Palembang, khususnya di wilayah Unit Pelayanan Sako Kenten, akan mengalami gangguan distribusi air bersih sementara pada Selasa, 3 Februari 2026.
Gangguan ini terjadi seiring dilaksanakannya pekerjaan pemeliharaan unit produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Borang.
Direktur Operasional Perumda Tirta Musi Palembang, Rahmad, menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan berupa pembersihan reservoar sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat.
“Pemeliharaan ini penting untuk menjaga kualitas dan kontinuitas suplai air bersih kepada pelanggan. Selama pekerjaan berlangsung, distribusi air di beberapa wilayah akan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran sementara,” kata Rahmad.
Pekerjaan pemeliharaan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 12 jam. Selama periode tersebut, sejumlah wilayah akan terdampak sesuai dengan jadwal distribusi.
Untuk jadwal pagi (pukul 10.00 WIB–15.00 WIB), wilayah terdampak meliputi Jalan Jepang, PT SIG, Jalan Sematang Borang Kiri, Komplek RSS A dan C, Griya Pondok Indah, Komplek Sako Garden 1 dan 3, Komplek Sangkuriang, Komplek Griya Sejahtera, serta Jalan Lebak Murni.
Sementara pada jadwal sore (pukul 16.00 WIB–22.00 WIB), gangguan distribusi air diperkirakan terjadi di kawasan Terminal Sako, Jalan Siaran, Komplek Pusri Sako, Jalan Juaro, Jalan Bakung, Jalan Komering, Jalan Ogan, Jalan Betawi hingga Xaverius, Jalan Rawas, Jalan Musi Raya hingga Boombat, Jalan Indragiri, dan Jalan Kampar.
Sedangkan jadwal sore lainnya (pukul 15.00 WIB–22.00 WIB) meliputi wilayah Komplek Pusri Borang, Jalan Rompok, Komplek RSS B, Komplek Multi Wahana, Komplek Kehutanan, serta Jalan Sematang Borang Kanan.
Sehubungan dengan hal tersebut, Perumda Tirta Musi mengimbau kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai guna mengantisipasi kebutuhan selama gangguan berlangsung.
“Setelah pekerjaan selesai, pengaliran air akan dilakukan secara bertahap. Normalisasi distribusi air ke seluruh wilayah diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu kali dua puluh empat jam,” jelas Rahmad.
Perumda Tirta Musi Palembang juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan. Rahmad menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memastikan layanan air bersih yang lebih andal, efisien, dan berkesinambungan.
“Kami sangat menghargai pengertian dan dukungan dari seluruh pelanggan. Setiap gangguan yang terjadi kami pastikan demi tercapainya kualitas layanan air yang optimal serta infrastruktur yang semakin kuat,” katanya. (Ara)
