PALEMBANG,SP – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Palembang memastikan seluruh personel tetap siaga selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Tidak ada libur bagi petugas pemadam karena pelayanan kedaruratan tetap berjalan penuh selama 24 jam di delapan pos yang tersebar di Kota Palembang.
Kepala Dinas PKP Kota Palembang, Kemas Haikal, menegaskan bahwa pengamanan selama masa libur Lebaran dilakukan melalui sistem rotasi regu agar seluruh wilayah tetap terpantau dari potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
“Selama Lebaran tidak ada petugas yang libur. Semua tetap bertugas dengan sistem rotasi jaga 24 jam di delapan pos. Dalam sehari ada empat regu, tiga regu bertugas bergantian pagi, siang, dan malam, sementara satu regu istirahat lalu kembali dirotasi,” ujar Haikal usai berbuka puasa bersama para petugas Damkar, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, jumlah personel di setiap pos berbeda-beda sesuai kebutuhan wilayah. Untuk pos dengan personel paling sedikit terdapat sekitar 20 orang, sementara Pos Merdeka sebagai pos pusat memiliki sekitar 70 personel. Secara keseluruhan, setiap regu yang bertugas mencapai sekitar 230 petugas.
Menurutnya, petugas yang mendapat giliran jaga pagi tetap dapat menyesuaikan waktu setelah pelaksanaan Salat Idulfitri, namun pelayanan tetap tidak boleh terhenti.
Selain personel, Dinas PKP juga menyiagakan 32 unit armada pemadam kebakaran di delapan pos utama serta empat unit armada pendukung penyelamatan untuk menghadapi berbagai kemungkinan selama arus mudik dan libur panjang.
Layanan pengaduan darurat juga tetap aktif penuh melalui nomor 112 tanpa pulsa, yang dapat diakses melalui telepon rumah, telepon seluler, maupun aplikasi WhatsApp.
“Pelayanan online tetap standby 24 jam. Nomor 112 bisa dihubungi tanpa pulsa untuk segala kondisi darurat,” tambahnya.
Haikal juga mengingatkan warga yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan. Ia mengimbau masyarakat mencabut stopkontak listrik, mematikan kompor, melepas regulator gas, serta menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga yang tidak mudik.
“Langkah sederhana ini penting untuk mencegah kebakaran atau kejadian yang tidak diinginkan saat rumah kosong,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas Damkar yang tetap bertugas saat hari raya. Hal itu disampaikannya saat menghadiri tasyakuran UT Damkar ke-107 yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di gedung Damkar baru bersama 1.154 pegawai, yang sebagian besar merupakan petugas lapangan.
Aprizal menegaskan bahwa meskipun Pemerintah memberlakukan Work From Anywhere (WFA) pada 16–27 Maret 2026, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi petugas pelayanan publik, termasuk Damkar.
“Pelayanan publik seperti Damkar tetap wajib siaga karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya. (Ara)
