PALEMBANG,SP – Perumda Tirta Musi memastikan pelayanan air bersih kepada sekitar 371 ribu pelanggan di Kota Palembang tetap berjalan optimal selama periode libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi serta Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Direktur Operasional Perumda Tirta Musi, Rahmad, mengatakan bahwa selama masa libur tersebut pihaknya menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) sebagaimana menindaklanjuti surat edaran Wali Kota Palembang terkait penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Menurut Rahmad, meskipun ada penyesuaian pola kerja, pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, sejumlah unit kerja yang berhubungan langsung dengan operasional produksi dan distribusi air bersih tetap menjalankan tugas secara penuh melalui sistem piket.
“Unit kerja yang tetap beroperasi di antaranya bagian produksi, khususnya operator intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA), operator pompa dan valve, serta petugas distribusi. Mereka tetap siaga untuk memastikan proses produksi hingga distribusi air berjalan lancar di seluruh wilayah pelayanan,” katanya, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini kualitas air yang diproduksi Perumda Tirta Musi masih dalam kondisi baik, normal, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dari sisi kapasitas produksi, Perumda Tirta Musi juga memastikan seluruh instalasi pengolahan air tetap beroperasi dengan total kapasitas produksi mencapai sekitar 5.000 liter per detik. Selain itu, stok bahan kimia untuk pengolahan air juga telah disiapkan dan dipastikan cukup hingga setelah perayaan Lebaran.
“Persediaan bahan kimia kita aman bahkan sudah disiapkan untuk satu bulan ke depan, sehingga operasional produksi tetap terjamin selama periode libur Lebaran,” ujarnya.
Rahmad menambahkan, selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri biasanya terjadi perubahan pola pemakaian air oleh pelanggan. Pada hari biasa, rata-rata pemakaian air berkisar 0,9 hingga 1 meter kubik, namun saat Hari Raya Idul Fitri bisa meningkat hingga 1,5 sampai 2 meter kubik.
Peningkatan konsumsi air tersebut umumnya terjadi pada malam takbiran dan pagi hari saat Lebaran. Sementara pada siang hari penggunaan air cenderung menurun karena banyak masyarakat yang bersilaturahmi atau berkunjung ke rumah kerabat.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya mengimbau pelanggan agar memastikan keran air di rumah dalam kondisi tertutup, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama.
“Kami menyarankan pelanggan menutup keran pada meteran air jika rumah ditinggalkan, agar tidak terjadi pemakaian air yang tidak terkontrol,” jelasnya.
Sementara itu, terkait pelayanan administrasi, Perumda Tirta Musi juga melakukan penyesuaian jadwal operasional loket pembayaran rekening air di sembilan unit pelayanan selama periode libur.
Adapun jadwal operasional loket pembayaran yakni pada 16–17 Maret 2026 buka pukul 08.00–16.00 WIB, kemudian 18 Maret 2026 buka pukul 08.00–12.00 WIB. Selanjutnya pada 19–21 Maret 2026 loket pelayanan tutup.
Loket kembali buka pada 23–24 Maret 2026 pukul 08.00–12.00 WIB, dan pada 25–27 Maret 2026 beroperasi normal pukul 08.00–16.00 WIB.
Dengan pengaturan tersebut, Perumda Tirta Musi berharap pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar dan kebutuhan air bersih warga Palembang selama Ramadan hingga Lebaran dapat terpenuhi dengan baik. (Ara)
