Notification

×

Tag Terpopuler

100 Hari Kerja, Dirut Tirta Musi Baru Janjikan Perluasan Layanan dan Digitalisasi Pelanggan

Friday, April 10, 2026 | Friday, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T06:57:06Z

 


PALEMBANG,SP – Usai resmi dilantik lima hari lalu oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Direktur Utama Perumda Tirta Musi yang baru, Ir Teddy Andrian S.T., IPM, ASEAN Eng, langsung mematok sejumlah target ambisius dalam 100 hari kerja pertamanya. 


Fokus utama yang digenjot adalah pemerataan layanan air bersih hingga peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Teddy menyebutkan, saat ini masih terdapat sekitar 13 hingga 15 persen warga Palembang yang belum teraliri air bersih. Untuk itu, pihaknya berkomitmen menuntaskan persoalan tersebut secara bertahap melalui berbagai strategi, termasuk membuka peluang pendanaan dari pihak ketiga.


“Untuk mengejar cakupan layanan hingga 100 persen, diperkirakan dibutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar, terutama untuk pengadaan jaringan pipa dan infrastruktur pendukung lainnya. Ini akan kita lakukan bertahap, namun progresnya sudah mulai terlihat di tahun 2026,” katanya, Jumat (10/4/2026).


Selain pemerataan layanan, Teddy juga menargetkan peningkatan kontribusi Perumda Tirta Musi terhadap PAD Kota Palembang. Pada 2025, perusahaan daerah ini mencatatkan deviden sebesar Rp55 miliar. Di bawah kepemimpinannya, angka tersebut ditargetkan naik menjadi Rp60 miliar atau sekitar 10 persen lebih tinggi.


Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai paling sehat di Palembang, Teddy menegaskan komitmennya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penambahan pelanggan baru, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru, hingga peningkatan kualitas layanan menuju distribusi air 24 jam.


“Untuk mencapai itu, tentu dibutuhkan dukungan pendanaan yang kuat. Kita juga akan melakukan efisiensi, terutama pada biaya perjalanan dinas, serta meningkatkan efektivitas penagihan,” katanya.


Tak hanya itu, peremajaan infrastruktur juga menjadi perhatian serius. Salah satunya adalah rencana rehabilitasi pipa tua di kawasan Jalan Sudirman yang telah digunakan sejak era 1920-an. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas distribusi air kepada pelanggan.


Di sisi lain, Teddy juga menyoroti pentingnya sinergi antarwilayah, khususnya untuk daerah perbatasan seperti Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kenten Laut, dan Tegal Binangun. Menurutnya, kolaborasi dengan PDAM lain seperti Tirta Sriwijaya (TSM) dan Tirta Tuah akan menjadi opsi untuk memperluas jangkauan layanan.


“Kalau mereka belum bisa menjangkau, kita siap masuk. Tapi tentu kita akan melihat dulu kapasitas produksi yang kita miliki,” jelasnya.


Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, Perumda Tirta Musi juga akan melakukan pembenahan pada fasilitas layanan pelanggan. Mulai dari renovasi gedung kantor utama, penataan ulang loket pembayaran tanpa sekat kaca, hingga menghadirkan konsep ruang layanan yang lebih nyaman dan modern.


Selain itu, inovasi digital juga menjadi prioritas. Dalam 100 hari ke depan, pihaknya akan merancang aplikasi layanan pelanggan berbasis Play Store yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan, serupa dengan aplikasi PLN Mobile.


Untuk tahun 2026, Tirta Musi menargetkan penambahan 15 ribu sambungan pelanggan baru. Hingga saat ini, sekitar 2.000 sambungan telah terealisasi, terutama di wilayah Kalidoni dan sebagian Tanjung Barangan. (Ara)

×
Berita Terbaru Update