Notification

×

Tag Terpopuler

Peringati Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Pagaralam Gelar Lomba dan Bakti Sosial

Wednesday, September 02, 2026 | Wednesday, September 02, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T09:48:39Z

 




PAGAR ALAM,SP – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan ke-81, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagaralam menggelar sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat. Selain kegiatan bakti sosial, Kejari Pagaralam juga mengadakan berbagai perlombaan, di antaranya lomba baca puisi bertema “Aku Cinta Kejaksaan”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pagaralam, Dr. Ira Febrina, SH, MSi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diikuti jajaran anggota dan staf Kejari Pagaralam.

Kajari Pagaralam Dr. Ira Febrina mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Harlah Kejaksaan ke-81 sekaligus sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap masyarakat.

“Sejumlah kegiatan dilakukan guna memeriahkan Harlah Kejaksaan dan ikut berbagi kepada masyarakat,” ujar Ira kepada sejumlah awak media, Rabu (2/9).

Menurutnya, kegiatan sosial yang dilaksanakan antara lain pemeriksaan kesehatan bagi warga sekitar serta pembagian masker di sejumlah titik. Pembagian masker juga menyasar lingkungan SD Negeri 74 Pagaralam dan kawasan pasar tradisional.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat menyikapi kondisi kabut asap yang belakangan terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ya, kita bagi-bagi masker sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan warga,” jelasnya.

Selain kegiatan sosial, Kejari Pagaralam juga menggelar lomba dongeng rakyat yang ditujukan bagi anak-anak sekolah dasar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan daya ingat sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal.

“Kita juga menggelar lomba dongeng rakyat. Kita tanamkan kepada anak-anak untuk tetap menjaga kearifan lokal meski saat ini sudah memasuki era digitalisasi,” tutur Ira.

Ia menegaskan, kearifan lokal merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus terus dijaga agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman.

“Kearifan lokal harus dijaga, jangan sampai hilang tergerus perputaran zaman. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan hari ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Rep)

×
Berita Terbaru Update