![]() |
BANYUASIN , SP - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam hal ini Dinas Kesehatan Banyuasin untuk menurunkan angka stunting yang kini masuk peringkat tiga besar di Provinsi Sumatera Selatan.
Untuk menekan angka stunting tersebut, kali ini Dinas Kesehatan Banyuasin mencanangkan Program Gerakan Minum Obat Cacing Mencegah Stunting (Genting) dengan memberikan secara gratis obat cacing yang disebarkan keseluruh Puskesmas dan Sekolah dalam wilayah Banyuasin.
Mengawali Genting ini, Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin dr Masagus M Hakim bersama Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitri Askolani memberikan obat cacing kepada siswa TK Al-Fatih di Kelurahan Mulya Agung Kecamatan Banyuasin, Kamis (12/09).
Diantaranya Nabila Askolani Putri yang merupakan anak bungsu Bupati Askolani langsung minum obat cacing yang diberikan ke sekolah tersebut.
Seperti diketahui pemberian obat cacing ini, Menurut Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitri Askolani diharuskan untuk anak dan balita berusia 1 sampai 12 tahun. Program ini merupakan upaya Pemkab dalam pencegahan stunting di Kabupaten Banyuasin.
"Kita sudah melakukan langkah-langkah yang cepat melalui Dinas Kesehatan Banyuasin agar Stunting ini tetap dilakukan pencegahan sejak dini mulai dari Posyandu, Imuisasi dan minum obat cacing,”ujar Fitri Askolani Ketua TP PKK Banyuasin usai membuka kegiatan itu ditandai dengan gunting balon ke udara.
Ada tiga macam jenis cacingan yakni cacing kremi, tambang dan gelang. Ciri penyakit cacingan itu wajah tampak pucat dan lesuh karena menyerap protein, kabron hidrat dan darah dampaknya bisa mempengaruhi stunting.
"Hal itu, kita minta Dinkes terus berupaya mencegah stunting dengan membagikan obat cacing kepada anak dan balita dari umur 1 sampai 12 tahun secara berkelanjutan. Kita targetkan stunting di Banyuasin tuntas,”jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin dr Masagus M Hakim mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi aktif pada Gerakan Minum Obat Cacing Mencegah Stunting (Genting) bagi usia 1-12 tahun.
"Kegiatan ini tahun pertama di Kabupaten Banyuasin dan sudah mulai pada Agustus, September dan Oktober 2019. Kegiatan ini akan dilakukan 5 tahun berturut-turut,”katanya.
Hakim menyebut obat tersedia dari Kemenkes untuk Banyuasin 189.000 tablet. Dosis yang diberikan 200 mg untuk usia 2 bulan -23 bulan dan 400 mg 2 sampai 12 tahun.“Kepada orang tua dipastikan anak dan balita nya sudah mendapatkan obat cacing tersebut,”harapnya (Adm)
