Notification

×

Tag Terpopuler

Keroyok Orang Hingga Meninggal Pria Ini Di Dor Polisi

Thursday, September 12, 2019 | Thursday, September 12, 2019 WIB Last Updated 2019-09-12T06:25:57Z

PALEMBANG, SP - Alendra Alias Pikal (22) ditangkap karena melakukan pengeroyokan bersama kakaknya hingga korban meninggal dunia.Alhasil, ia ditangkap Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polresta hingga satu butir peluru tembus di betis kanannya Kamis,(12/9).

Warga Jalan Pulo Blok H, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) ditangkap petugas lantaran melakukan pengeroyokan bersama kakaknya Muslim (38) yang mengakibatkan Dedi Hermanto (40), warga Jalan STM UB, Lorong Bersama, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, tewas dengan dua luka tusukan senjata tajam (Sajam) di pinggang dan paha di dekat billiard yang beralamat di Jalan Pengadilan Tinggi Blok A, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan AAL. 

Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan OPI Ujung, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang pada Rabu (11/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Namun bukan niat baik dilakukan pelaku saat petugas datang, Pikal malah hendak kabur dan melawan petugas. Saat hendak kabur dan melawan petugas, Pikal pun terpaksa dilumpuhkan.

"Terpaksa kita lumpuhkan di lokasi. Ini lantaran pelaku hendak kabur dan melawan petugas, " ujar Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab, Iptu Tohirin, Kamis (12/9).

Tohirin mengatakan, sebelumnya kakak pelaku Muslim sudah menyerahkan diri ke Kepolisian Sektor (Polsek) Sukarami Palembang, kemudian diserahkan ke Polresta Palembang guna untuk diproses secara hukum. 

Sebelumnya, kedua pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. "Kedua pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun enam bulan penjara," ungkapnya.

Sementara itu, Pikal mengakui perbuatannya melakukan pengeroyokan terhadap korban bersama kakaknya. "Ya pak saya mengakui perbuatan saya lakukan tersebut bersama dengan kakak saya pak," katanya.

Dirinya mengungkapkan pelaku dan korban terjadi cekcok di Tempat Kejadian Perkara (TKP), saat itu, korban hendak mengapak pelaku, namun sajam tersebut mengenai terali besi dan gagang kapak tersebut lepas.

pelaku pun langsung melempar kursi, dan korban berlari ke arah pelaku. "Kemudian korban ini pak mendekati kakak saya (Muslim.red), lantaran kakak saya takut dianiaya korban, sehingga dengan refleksnya langsung menusukkan sajam jenis pisau yang disimpan di pinggang bagian kiri ke korban," ungkapnya.

Lanjut pelaku, usai kejadian korban langsung ke luar dari tempat Billiard tersebut dan berdiri di dekat sepeda motornya sambil meminta tolong untuk dibawa ke Rumah Sakit. " Usai kejadian saya lari dan kakak saya lari hingga saya ditangkap dan digiring ke Polresta Palembang,"pungkasnya. (mlm)

×
Berita Terbaru Update