![]() |
| Suasana Sholat Ghaib di Masjid Darul Mutaqqien (foto/raf) |
PALEMBANG, SP - MAN 2 Palembang turut berduka atas meninggalnya Bacharuddin Jusuf Habibie
presiden ke-3 Republik Indonesia yang juga merupakan salah satu orang yang
sangat berjasa bagi Republik Indonesia yang meninggal pada Rabu (11/9).
Meninggalnya salah satu professor Indonesia ini seluruh warga Negara turut
berduka dan juga merupakan hari berkabung nasional dengan mengibarkan bendera
setengah tiang. Selain mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari sebagai tanda
berkabung,
warga MAN 2 Palembang pun menggelar Shalat Ghaib.
Kepala MAN 2 Palembang, Hazdi, M.Pd membenarkan MAN 2 Palembang mengibarkan bendera setengah
tiang dengan tujuan turut berduka atas meninggalnya Presiden ke-3 Republik
Indonesia. “Sebagai tanda hormat dan berkabungnya kita
semua, sejak pagi kita kibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari kedepan
sebagai bentuk berkabungnya atas wafatnya bapak B.J. Habibie” ujarnya.
Selain itu, Kepala MAN 2 Palembang mengajak guru,
pegawai dan siswa MAN 2 Palembang untuk melaksanakan sholat ghaib sekaligus
mendo’akan almarhum B.J. Habibie ba’da dzuhur di Masjid Darul Mutaqqien di
Komplek Universitas Islam Raden Fatah Palembang.
Kepala MAN 2 Palembang mewakili civitas akademika MAN
2 Palembang menyampaikana duka cita yang mendalam dan mendo’akan almarhum B.J.
Habibie ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. dan diampuni seluruh
kekhilafanya. ““Semoga kita semua yang di
tinggalkan terus menjadi warga Negara yang terus mencintai tanah air serta
menjadi warga yang mementingkan kepentingan Negara sebegai mana pak Habibie,”
tutupnya
Sholat ghaib ini di imami oleh Indarwan, S.Ag., yang merupakan guru MAN
2 Palembang dan diikuti oleh segenap guru, pegawai,siswa MAN 2 Palembang,
mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang dan jama’ah yang ada di Masjid Darul
Mutaqqien. (Raf)
