![]() |
PALEMBANG, SP - Orang Tak Dikenal, (OTD) membacok Ridho
Saputra (13) warga Jalan KH Azhari, Lorong Kedukan Laut, Kelurahan 5 Ulu
Palembang saat nongkrong di warung tak jauh dari rumahnya, sehingga menderita
luka bacok di bagian kepala hanya bisa terbaring lemah di rumahnya.
Pemuda ini terpaksa dibawa pulang oleh keluarganya dan
menjalani perawatan di rumah setelah mendapat tindakan medis atas luka bacok
sabetan senjata tajam orang tak dikenal pada 11 Desember lalu.
“Kami tidak tahu siapa orang yang membuat anak saya
sampai seperti ini,” kata Romsah (43) ibu Ridho, Minggu (15/12).
Romsah mengaku tak mengetahui persis peristiwa yang
membuat putranya sampai mengalami luka bacok, karena malam itu ia dan sang
suami sedang tak berada di rumah. Namun menurut tetangganya peristiwa itu
berawal saat Ridho sedang nongkrong di warung tak jauh dari rumah bersama
teman-temannya.
“Kata warga, tiba-tiba ada rombongan orang pakai motor
bawa senjata tajam menghampiri dan rombongan anak saya langsung kabur. Tapi
saya tidak tahu persis kenapa cuma anak saya yang jadi korban,” katanya.
Ia menduga putranya itu telah menjadi korban salah
sasaran, karena selama ini Ridho maupun keluarganya yang lain tak pernah ada
masalah. “Setahu saya tidak ada (masalah),” katanya.
Menurut Romsah, pihak keluarga tidak mampu menanggung
biaya pengobatan Ridho, sehingga terpaksa membawa putranya itu pulang dari
rumah sakit. “Kata dokter masih harus di rawat, tapi karena tak ada biaya jadi
kami bawa pulang saja untuk dirawat di rumah,” katanya.
Hanya saja, Romsah memastikan bahwa persoalan yang
dialami putranya telah dilaporkan ke pihak yang berwajib, dalam hal ini Polsek
SU I Palembang, dengan harapan pelaku dapat segera ditangkap guna mempertanggungjawabkan
perbuatan tersebut.
Sedangkan
Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat membenarkan bahwa
pihaknya telah menerima laporan tindak pidana penganiayaan tersebut dan
pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan
keterangan saksi-saksi.
“Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan untuk
menemukan pelaku. Dugaan sementara, motif pembacokan itu karena dendam. Namun
kasusnya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (hmy)
