RT Mulai Data Warga Sukseskan Sensus Online

Ilustrasi. (foto:net)
PALEMBANG, SP - Upaya pemerintah kota Palembang melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang untuk meningkatkan pelayanan warga, dengan cukup melalui situs online menggunakan Handphone (HP) saja tanpa harus antri dan datang.

Program sensus online kependuduk warga RT 21 Kecamatan SU, II, Palembang bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit dan sudah masuk data base.

Ketua RT 21 Jalan Jaya, Darmadi mengatakan, pihanya melakukan pendatan warga melalui program sensus kepndudukan yang diperingati 10 tahun sekali ini atas kerjasama Pemkot Palembang dengan BPS Kota Palembang.

Dimana, untuk sensus kependudukan warga bisa melalui situs online dengan mengisi menggunakan data lewat telpon saja

"Jadi disini intinya, pemerintah mempermudah masyarakat dalam hal pelayanannya, cukup KK warga sudah masuk dalam data base,," katanya disela pendataan warganya, Minggu (12/4).

Sementara, Yuli salah satu warga setempat mengatakan, program sensus kependudukan tersebut dirasakan membantu warga dalam upaya hal pelayanan.

"Enak pak  kalau semua sistemnya online. Karena, kita tidak perlu repot-repot lagi antri, cukup lewat situs online saja," katanya.

Sebelumnya, Kepala BPS Kota Palembang Taufiq Hidayat mengatakan, sensus penduduk tahun 2020 ini berbeda dari tahun sebelumnya, dimana sensus dilakukan secara online untuk memudahkan masyarakat dalam mengisi data kependudukan yang bisa dilakukan dimana saja.

“Sensus dibagi menjadi dua tahap secara online dimulai sejak Febuari hingga 31 Maret, setelah itu Juli dilakukan secara wawancara,” jelasnya.

Mengapa secara online sensus penduduk tahun 2020, katanya, selain memanfaatkan teknologi era 4.0 juga mengimbangi kesibukan aktifitas masyarakat.

“Sekarang ini tingkat kesibukan masyarakat kita sangat luar biasa untuk itu kita memanfaatkan teknologi sensus secara online ini, dengan syarat memiliki Kartu Keluarga (KK), KTP dan buku nikah serta kuota;” katanya.

Dijelaskannya, setelah itu data yang telah isi secara online ini akan digabungkan dengan data yang tidak online.

“Kita akan menyebar 2 ribu petugas kita pada Juli nanti ke RT untuk door to door kerumah warga,” jelasnya.

Ditargetkan, dari 27 ribu Kartu Keluarga yang online bisa rampung sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. “Ada 22 ribu KK yang sudah clean dari 27 KK yang ada,” katanya. (Cr2)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.