Tanggapan Kedua Klub Sumsel Terkait Adanya Wacana Turnamen Gantikan Liga 1 dan Liga 2


PALEMBANG, SP - PSSI tengah menyiapkan beberapa opsi jika kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihentikan akibat pandemi virus corona atau Covid-19. 

Saat ini, pemerintah memberlakukan masa darurat pandemi Virus Corona hingga 29 Mei 2020. Masa darurat pun bisa diperpanjang jika penyebaran virus corona tetap masif di Indonesia.

Jika hal tersebut sampai terjadi, maka dapat dipastikan Liga 1 2020 akan dibatalkan sepenuhnya. Untuk itu PSSI telah memberlakukan wacana dengan menggelar turnamen semi musim dimana turnamen tersebut direncanakan akan di gelar pada bulan sepetember mendatang. 

Melihat wacana tersebut,  Tim Babel Muba United mengaku tak merasa keberatan jika nantinya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 resmi di tiadakan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Manajer Babel Muba United Achmad Haris, menurutnya dengan digelarnya kegiatan sepak bola di musim ini walaupun bukan kompetisi resmi, maka  para pelaku sepak bola memiliki kegiatan setidaknya hingga wabah corona reda dan kompetisi resmi bergulir lagi.

"Kalau memang kondisi wabah virus corona ini baru reda di  setelah bulan Mei, memang sebaiknya digelar turnamen pengganti kompetisi,"ujarnya,  Senin (13/4/2020)

Hal yang serupa diungkapkan oleh Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin, pria yang juga menjabat sebagai Ketum KONI Sumsel ini juga menyatakan jika memang pertimbangan akan digelarnya turnamen dan itu adalah solusi terbaik dari PSSI, maka SFC akan mematuhinya.

"Kita setuju setuju saja, jika benar turnamen di gelar september nanti kemungkinan turnamen dijadwalkan berakhir pada Desember, sedangkan kita kontrak pemain sampai Januari artinya kita masih bisa gunakan jasa semua pemain kita,"ungkap Hendri. 

Sementara itu Manajemen Sriwijaya FC sendiri telah merencanakan untuk menggelar latihan kembali pada awal Juni mendatang

"Insya Allah habis lebaran tepatnya bulan Juni kita akan memanggil pemain untuk berkumpul kembali dalam mempersiapkan semuanya,"lanjutnya. 

Seperti diketahui kejadian penghentian kompetisi pernah terjadi di Indonesia pada 2016 lalu, kala itu PSSI terpaksa menggulirkan turnamen panjang bertajuk Torabika Soccer Championship (TSC) A yang setara Liga 1, dan Indonesian Soccer Championship B untuk turnamen setara Liga 2. (Nis) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.