SFC Gerak Cepat Genjot Fisik

Pelatih Kepala Sriwijaya FC Budiardjo Thalib
PALEMBANG, SP
- Sriwijaya FC kembali mematangkan persiapan untuk menyongsong lanjutan liga 2 yang diwacanakan PSSI akan digeber pada pertengahan Oktober mendatang.

Pelatih Kepala Sriwijaya FC Budiardjo Thalib, mengaku sudah menyiapkan skema gerak cepat untuk memulai program latihan tim. Jika PSSI dan menajemen Sriwijaya FC sudah memberikan lampu hijau start kompetisi dimulai.

"Paling utama kita program fisik dulu. Untuk mendapatkan lagi kebugaran pemain yang bagus. Baru nanti program teknik, taktik dan lainya,"ujarnya, Minggu (14/6/2020) siang.

Pelatih Asal Makassar ini memilih akan memaksimalkan latihan di Palembang tanpa adanya Tranning camp, menurutnya selain waktu yang terbilang singkat, hal ini juga meninjau dari kondisi di tanah air yang masih belum aman dari virus Corona.

"Karena waktunya singkat, kemungkinan kita hanya maksimal latihan di Palembang saja. Tetapi lihat situasi dan kondisi nanti,"ungkapnya.

Sementara itu Dirtek Sriwijaya FC Indrayadi mengatakan optimis jika performa Skuad Sriwijaya FC sudah cukup ideal untuk merumput kembali andaikata kompetisi benar-benar kembali digelar.

"Dengan waktu dua bulan, kita tetap optimis setidaknya kita bisa dapatkan performa mendekati seperti pada awal musim lalu, Memang hasilnya saat itu, secara organisasi belum begitu kompak. Tetapi dari segi fisik sudah sangat baik," ujar Indra menilai.

Lanjut Indrayadi pihaknya akan fokus terhadap fisik skuad Laskar Wong Kito terlebih dahulu, Maklum, jika dihitung saat ini Ambrizal dan kolega sudah hampir tiga bulan tidak menggelar latihan kontinue secara terprogram.

Penggawa Sriwijaya FC hanya menggelar latihan secara mandiri, masing-masing di rumah. Hasil latihan fisik secara mandiri, hal ini jelas berbeda menurutnya jika dilakukan secara menyeluruh oleh tim.

"Karena itu, untuk program latihan adalah memaksimalkan lagi tim, nantinya akan disusun lagi oleh  jajaran pelatih," pungkasnya. (Nis)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.