Dedi Tak Senang Ditegur Saat Mabuk

Dedi, pelaku pembunuhan terhadap Junaidi (FT REPRO)
PALEMBANG, SP
- Kematian Junaidi (68), masih menyimpan duka di kalangan keluarga di Jalan Kemas Rindo Kelurahan Ogan Baru Kertapati Palembang.

Kakek yang memiliki 10 cucu ini tewas ditangan keponakannya sendiri, Heriyadi alias Dedi, Selasa (7/7/2020) malam.

Fedra, salah satu cucu korban  menceritakan peristiwa pembunuhan terhadap kakeknya terjadi di rumah korban yang tidak jauh dari Pasar Sungki, tepatnya di belakang kantor Lurah Kertapati, Jalan Kemas Rindo, RT 31/06, Kelurahan Ogan Baru, Kertapati.

“Kakek kami tu wong sehat sehat be, dio memang rajin salat. Kalu sehari-harinyo begawe serabutan. Saat kejadian korban diserang dari belakang sehingga tidak bisa mengelak lagi, pelaku masuk rumah dari pintu belakang,”kata Fedra.

Diakui Fedra pelaku membunuh kakeknya karena tidak senang sering ditegur saat sedang mabuk. Diduga pelaku tersinggung sehingga nekat membunuh kakeknya yang sedang salat mangrib. 

Kapolsek Kertapati, AKP Polin Eterna Agustinus Pakpahan mengatakan pihaknya masih dalam pengejaran terhadap pelaku.

“Kita sudah mendatangi dan olah TKP, termasuk dengan meminta keterangan saksi. Untuk pelaku saat ini masih dalam pengejaran,” ujarnya. (cr03)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.