Karyawan Meninggal Positif Covid-19, TVRI Sumsel Setop Operasional

Ilustrasi. (foto:net)
PALEMBANG, SP
- Kantor TVRI Sumatera Selatan (Sumsel) memberlakukan kebijakan penutupan atau lockdown selama sepekan ke depan, mulai, Rabu (15/7) kemarin.

Kebijakan itu diambil untuk menyikapi kasus satu orang pegawai TVRI Sumsel di Palembang yang meninggal dunia belum lama ini, dan hasil pemeriksaan laboratorium menyebutkan yang bersangkutan positif Covid-19.

Kepala Stasiun TVRI Sumsel Sukirman mengatakan, pihaknya memang memilih melakukan aktivitas kegiatan dari rumah (work from home), yang oleh sebagian pihak disebut lockdown.

"Tapi kami menyebutnya melakukan kegiatan di rumah dan mengurangi kegiatan operasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," kata Sukirman kepada wartawan, Rabu (15/7).

Disebutkannya, kebijakan ini diambil atas seizin Dirut TVRI Iman Brotoseno. Selain itu, masih menurut Sukirman, seluruh karyawan TVRI Sumsel yang berkantor di Palembang ini, khususnya yang berada dalam satu ruangan dengan karyawan yang meninggal dunia itu, diharapkan dapat melakukan tindakan sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan.

"Jadi seluruh karyawan TVRI Sumsel, diharapkan dapat melakukan rapid test dan swab test. Kami berharap seluruh karyawan TVRI Sumsel ini, untuk minimal melakukan rapid test, agar menghilangkan tekanan psikologis diantara sesama karyawan TVRI Sumsel," paparnya pula.

Mengenai penghentian operasional sementara ini ditambahkannya, hanya dilakukan untuk bagian operasional, sedangkan untuk urusan administrasi tetap berjalan. "Ada fungsi kita sebagai administarsi perkantoran dan fungsi sebagai media yang berpotensi bersentuhan dengan orang lain. Nah, yang bersentuhan dengan orang lain ini kita setop dulu seminggu ini. Karena mereka terkoneksi dengan orang luar, kalau mereka kemana mana, maka ini kan berbahaya," jelasnya. (ded)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.