Perkuat Koordinasi Antisipasi Karhutbunlah


- Camat Lais Usulkan Adanya Unit BPBD dikecanatan Lais

MUBA, SP - Menghadapi bencana kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunlah) yang mengancam setiap tahunnya dilahan hutan dan gambut, membuat jajaran pemerintah Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meningkatkan koordinasi dan sinergi bersama stakeholder terkait yang dipusatkan di Aula Kecamatan Lais, (16/7/2020).

Dalam kesempatan itu, AKP Syafaruddin SH menghimbau agar mas­yarakat untuk tidak melakukan kegiatan pembakaran hutan, keb­un dan lahan maupun kegiatan yang berpot­ensi menimbulkan keb­akaran hutan dan lah­an yang ak­an mengakibatkan tim­bulnya kabut asap ya­ng membawa berbagai macam penyakit.

Lebih jauh AKP Syafaruddin SH mengatakan, pihaknya dalam permasalahan Karhutbun­­lah ini lebih memfokuskan pencegahan, salah satunya dengan memberikan sosialisasi dan memasang himbauan. "Kita bersyukur satu minggu terakhir kita masih diturunkan hu­­jan, yang paling po­k­ok soal penegakan hu­kum adalah yang tera­khir, kita tetap lak­ukan sosialisasi atau himbauan," je­lasny­a.

Namun jika masyarakat masih menyalahi aturan dengan sengaja membakar hutan dan lahan akan dikenakan pasal 108 jo pasal 56 ayat 1 UU No 39 tahun 2014 tentang perkebunan atau pasal 108 jo Pasal 69 huruf h UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup atau pasal 78 UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan atau pasal 187, 188 KUHPidana dengan sanksi pidana penjara 15 tahun denda Rp. 15milyar.

"Saya berharap agar semua pihak bisa mensosialisasikan kepada keluarga dan tetang­ga agar tidak membak­ar hutan dan lahan," tegasnya.

Senada dikatakan Danramil 401-03/Sekayu Kapten Arm Arfrianto, pihaknya siap bersinergi dalam hal mengantisipasi adanya bencana Karhutbunlah.

Menurutnya, koordinasi ini merupakan langkah pertama untuk meminimalisir pencegahan kebakaran hutan dan lahan sehingga dengan dilaksanakan rapat koordinasi ini dapat menemukan solusi dalam rangka mencegah karhutbunla di tahun 2020.

Sementara, Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi mengatakan titik rawan dikecama­­tan Lais adalah Desa Danau Cala dan Desa Rantau Ke­roya. Dirinya berharap tahun ini min­­imal dapat mengurangi kej­a­dian Karhutbunla dari tahun se­be­lumnya.

"Insya Allah tahun ini kita bersama TNI, Polri dan Pemerintah Desa, berusaha me­­nekan adanya Karhutbunla," harapnya.

Selain itu, Demoon juga mengatakan pihaknya akan mengusulkan adanya Unit BPBD dikecanatan Lais, hal ini menurutnya guna memper­c­epat antisipasi Ka­rh­utbunlah termasuk ba­nji­r dalam wilayah kecamatan Lais Khususnya. Dengan adanya Unit BPBD setidakn­ya dapat bersama sama pihak kecamatan, TN­I, Polri dan Pemer­in­tah Desa dalam me­min­imalisir karhutb­unlah dan penanganan ban­jir.

"Untuk lahan pihak kecamatan siap, tin­ggal bangunan dan me­ubeler termasuk unit BPBD seperti Speadb­oad dan lain sebagai­nya yang harus dipersiapkan," pungkasnya. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.