Puskesmas Lais Gelar Miniloka Karya


MUBA, SP - Guna meningkatkan fungsi Puskesmas melalui penggalangan kerja sama tim baik lintas program maupun lintas sektor serta terlaksananya kegiatan Puskesmas sesuai dengan perencanaan, Puskesmas Lais kembali melakukan kegiatan Miniloka Karya Lintas Sektor Puskesmas Lais Triwulan III tahun 2020 yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Lais, kamis (16/7/2020).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala UPTD Puskesmas Lais Leli Hefni SKM MKes, Canat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi, Kapolsek Lais AKP Syafaruddin SH, Danramil 401-03/Sekayu Kapten Arm Arfrianto, Para Kepala Desa dalam Kecamatan Lais dan lintas sektor dalam Kecamatan Lais.

Beberapa Kepala Desa mengajukan saran dan usulan, diantaranya Kepala Desa Lais Utara Heriyanto mengusulkan agar pihak Puskesmas Lais dapat memberikan informasi disetiap desa terkait warga yang memiliki riwayat penyakit dalam termasuk warga yang terpapar Covid19 (Virus Corona) agar pihak pemerintah desa dapat mengantisipasinya.

Selain itu, Heriyanto juga berharap agar Puskesdes di Desa Lais Utara (Laut) untuk segera dilakukan perbaikan, "karena hampir 40% kerusakan yang terjadi, mohon kiranya agar pihak terkait untuk segera memperbaiki puskesdes tersebut," harapnya.

Senada, Kepala Desa Epil Armedi, dalam kesempatan itu mengusulkan agar pihak kebersihan dapat melakukan pemungutan sampah hingga ke Desa Epil. Dirinya mengaku telah melakukan musyawarah bersama desa lainya agar pihak dinas terkait menyerahkan kebersihan kepada desa masing-masing, sehingga selain mudah dipantau juga dapat mengurangi angka pengangguran disetiap desa.

Sementara, Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi dalam sambutanya mengatakan, masih banyak warga diwilayah Kecamatan Lais membuang air besar dibantaran sungai (Bong), oleh karena itu kedepan dirinya berharap agar setiap tahun ada perubahan sehingga jamban yang ada dibantaran sungai akan zero.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Pemerintah Kabupaten melalui dinas PU, dan Baznas telah mengupayakan pembangunan jamban, "untuk kekuranganya silahkan pemerintah desa mengupayakan dalam berbagai cara seperti arisan pembuatan jamban dan lain sebagainya," jelasnya.

Terkait dengan Covid19, dirinya berharap agar pihak dinas terkait melalui UPTD Kesehatan diwilayah masing-masing bersama sama kepala desa, untuk terus mensosialisasikan dampak Virus Corona (Covid19) kepada masyarakat.

Menyikapi hal itu, Kepala UPTD Puskesmas Lais Leli Hefni SKM MKes mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencari solusi dalam mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022.

Menurutnya, ruang lingkup tanggung jawab Puskesmas Lais ada 7 desa yakni Desa Lais, Desa Teluk, Desa Epil, Desa Danau Cala, Desa Petaling, Desa Rantau Keroya, dan Desa Lais Utara dengan total 27.648 jiwa.

Capaian SPM Triwulan II yakni Januari hingga Juni 2020, berdasarkan 12 indikator dari standar pelayanan minimal mencakup pelayanan kesehatan ibu hamil, pelayanan kesehatan ibu bersalin, pelayanan kesehatan bayi baru lahir, pelayanan kesehatan balita, pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar, pelayanan kesehatan pada usia produktif, pelayanan kesehatan pada usia lanjut, pelayanan kesehatan penderita hipertensi, pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus, pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat, pelayanan kesehatan orang terduga tuberculosis, dan pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi HIV.

"Mari ajak warga kita untuk melahirkan dengan tenaga yang berkompeten," ujarnya.

Selain itu, Leli juga menghimbau selain masyarakat terus menjaga kesehatan dengan menjaga lingkungan yang sehat, dirinya juga meminta masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid 19. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.