Askolani Bersama Kacab BRI Sekayu, Salurkan Bantuan Presiden


Bupati Banyuasin H. Askolani bersama Kacab BRI Sekayu Elizabet Primasari, saat menyalurkan Bantuan Presiden Kepada Pelaku UMKM

BANYUASIN, SP -- Bupati Banyuasin H Askolani, SH, MH bersama Kepala Cabang BRI Sekayu Elizabet Primasari, S menyalurkan program bantuan Presiden Joko Widodo sebesar Rp2,4 juta/orang kepada 664 pelaku UMKM, Kamis (27/08).

Bantuan yang merupakan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) dampak dari pandemi Covid-19, diserahkan langsung oleh Bupati Askolani didampingi Ketua TP PKK dr Sri Fitriyanti.

 LSelain itu, orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung ini juga memberi bantuan sarana usaha UMKM di Kantor Cabang Pembantu Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin.

Askolani mengatakan, pihaknya terus menggeliatkan roda perekonomian dengan menyalurkan bantuan usaha mikro dan super mikro, baik dari presiden, menteri, gubernur, perbankan dan DPKUKM Banyuasin.“Saya pesankan bantuan yang diterima agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan usahanya,” harap dia.

Untuk memulihkan ekonomi, ditegaskan Askolani, sudah menjadi bentuk tanggung jawab bersama lewat pengucuran modal usaha kepada pelaku UMKM. Terlebih, pandemi Corona telah menghadirkan dampak serius bagi dunia usaha.

Di Kabupaten Banyuasin, pada bantuan tahap I segera disalurkan ke 664 penerima. Selanjutnya, 553 orang berikutnya akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan yang sama.“Saya ucapkan terima kasih kepada BRI atas kerja samanya. Semoga bantuan yang disalurkan jumlahnya tercapai dan ekonomi para pelaku usaha lebih baik lagi di masa yang akan datang,” ucap dia.

Sementara Kepala Cabang BRI Sekayu Elizabet Primasari, S mengatakan, banpres dan sarana usaha dari Bupati, serta KUR Super Mikro, dapat memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk berjualan kembali.

Kata dia, BRI sebagai penyalur akan inklusi keuangan akan berkoordinasi dengan Pemkab, dalam hal ini DPKUKM Banyuasin.“Para pelaku UMKM akan kita kawal agar usahanya naik kelas. Kemudian ditambah lagi permodalan usahanya melalui Kredit Usaha Rakyat,” kata Elizabet didampingi Sri Noviantu, Kepala Kacab Pembantu Pangkalan Balai.

Dengan permodalan usaha yang dikucurkan tersebut, dia berharap para pelaku UMKM semangat kembali untuk berjualan. Sehingga memulihkan ekonominya. “Kita fokus terhadap UMKM karena UMKM rumah bagi BRI,”terangnya.

Sedangkan Kepala DPKUKM Banyuasin Drs Lukman mengatakan, terdata 20 ribu pelaku usaha tapi yang kena dampak 20 persen. Mereka ini sudah diberikan bantuan permodalan usaha oleh Presiden.

"Kami juga mencari jalan permodalan usaha melalui kredit super mikro tanpa anggunan dan Pemkab sebagai penanggungjawabnya. Selain juga berharap bantuan lain dari OJK. Stimulus apa nantinya untuk pelaku usaha di Banyuasin,” pungkas dia. (Adm)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.