DPRD Sumsel Usulkan Perda Pondok Pesantren

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), RA Anita Noeringhati saat menghadiri puncak hari ulang tahun (HUT) ke-13 Ponpes Aulia Cendikia Talang Jambe Palembang, Senin (10/8/2020). (Dor)
PALEMBANG, SP – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), RA Anita Noeringhati mengaku, saat ini pihaknya sedang mengusulkan peraturan daerah (Perda) Pondok Pesantren (Ponpes).

Hal ini terkait adanya Undang-Undang 18 tahun 2019 tentang Pondok Pesantren.

“Dengan adanya Perda Ponpes ini, maka pemerintah turut andil dan bertanggungjawab terhadap ponpes,” katanya saat menghadiri puncak hari ulang tahun (HUT) ke-13 Ponpes Aulia Cendikia Talang Jambe Palembang, Senin (10/8/2020).

Politisi peremuan asal Partai Golkar itu mengungkapkan, bahwa saat ini sedang dibahas untuk masuk Progam Legislasi Daerah (Prolegda), dan nanti memuat turunan-turunan undang-undang itu sendiri.

“Kita berharap dengan adanya perda, maka semakin ada penguatan terhadap ponpes, terutama kepedulian pemerintah. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini banyak ponpes yang mengalami kesulitan keuangan,” katanya.

Dengan adanya perda ini sendiri, jelas dia, yang selama ini hanya bisa disalurkan melalui dana hibah, ke depannya bisa jadi tanggungjawab pemerintah.

Hanya saja, secara teknis Anita belum tahu apakah nanti dengan perda tersebut, ke depannya ponpes masuk kedalam kewenangan Dinas Pendidikan atau dinas lainnya, karena saat ini masih dalam pembahasan.

“Kita belum tahu kisi-kisinya. Namun, dengan adanya perda di dalam tentu akan ada anggarannya. Pokoknya perda pondok pesantren ini harus diwujudkan,” jelas dia.

Dalam kesempatan ini, anita berharap Ponpes Aulia Cendekia dapat menjadi ponpes rujukan bukan hanya untuk santri/santriwati dari Sumsel, melainkan dari provinsi lain di Indonesia. 

“Setara dengan pesantren rujukan Nasional lainnya seperti di Jawa,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, perempuan pertama yang menjabat ketua DPRD Sumsel ini, mendapat doa dari santri karena tak berselang lama dari hari ulang tahunnya 28 Juli lalu.

“Alhamdulilillah, bunda sangat terharu di doakan santriwan-santriwati,” kata Anita dalam sambutannya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Aulia Cendekia, Ustadz Hendra Zainuddin mengatakan, pada HUT ke 13, pada tahun ajaran baru mendatang pihaknya akan menggratiskan biaya sekolah bagi anak yatim-piatu yang ada di kelurahan Talang Jambe.

“Khusus anak yatim, anak piatu dan anak yatim-piatu yang ada di kelurahan Talang Jambe gratis, mulai dari madrasah ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Ini bentuk kepedulian Ponpes Aulia Cendekia terhadap dunia pendidikan,” katanya. (Dor)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.