Rektor IBA Pastikan Tersangka Asusila Bocah Laki-laki Bukan Dosen yang Mengajar di Universitas IBA, Tersangka Mengaku Mengajar di Universitas Katolik Musi Charitas


PALEMBANG, SP - Rektor Universitas IBA Palembang Tarech Rasyid memastikan Reginaldus Kriastoforus (43) Tersangka asusila terhadap bocah laki-laki berusia 14 tahun yang mengaku pada Polisi oknum Dosen tidak tetap yang mengajar di Universitas IBA Palembang itu tidak benar.

Dia juga telah berbicara dengan yang bersangkutan dihadapan Polisi maupun dihadapan Ketua Pelaksana Dosen Universitas IBA Palembang, Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi LL Dikti Wilayah II Sumbagsel menjelaskan bahwa pengakuannya sebagai dosen di Universitas IBA Palembang hanya terlintas tetapi tersangka ini sebenarnya Dosen tidak tetap di Universitas Katolik Musi Charitas yang sudah mengajar selama 14 tahun di Universitas tersebut.

"Saya sudah bicara dengan tersangka. Dia bilang dia bukan dosen Universitas IBA Pengakuan yang kemarin itu menurutnya hanya terlintas di pikiran saja," ujarnya, Sabtu (15/8/2020).

Menurutnya, Tarech Rasyid Secara personal sudah memaafkan tersangka. Namun pihak rektorat Universitas IBA tetap akan membawa persoalan ini ke jalur hukum.

"Dikarenakan tersangka dianggap sudah mencemarkan nama baik kampus," jelasnya.

Sedangkan ditempat yang sama Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Fansuri Dwiputra, yang turut menemai Tarech ke Mapolrestabes Palembang juga menegaskan status dosen dari tersangka.

Fansuri membenarkan jika tersangka seorang tenaga pengajar di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Palembang. Hanya saja, yang bersangkutan bukan dosen di Universitas IBA.

"Berdasarkan data kami, yang bersangkutan bukan dosen IBA, melainkan dosen di yayasan salah satu PTS lain di Palembang. Tentunya tidak etis menyebutkan nama PTS tersebut," tutupnya (DE)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.