Belajar Dari Internet, Weni dan Bastari Incar Motor di Parkiran

Spesialis pencurian sepeda motor Weni (25) dan Bastari (25), ditangkap Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang. (Foto:DE)

Palembang, SP - Dua Pelaku Spesialis pencurian sepeda motor yakni bernama Muhammad Weni (25) warga Rumah Susun Blok 9 Lantai 3 Kel. 23 Ilir Kecamatan Ilir Barat I dan Rahmat Bastari (25) warga Rumah Susun Blok 52 Kelurahan 26 Ilir Palembang ditangkap Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Reskrim AKBP Nuryono dan didampingi Kanit Ranmor Iptu Novel Siswandi mengatakan ditangkapnya kedua pelaku setelah mendapatkan laporan korban.

"Mendapatkan laporan dari korban Kemudian anggotanya langsung mencari keberadaan kedua pelaku tersebut," ujarnya, Jum'at (18/9).

Lanjut, Nuryono mendapatkan informasi mengenai keberadaan kedua pelaku. Anggota langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga berhasil mengamankan kedua pelaku dikawasan rumahnya tanpa adanya perlawanan.

Akibat kejadian tersebut korban kehilangan satu unit sepeda motor merk honda beat BG 2150 AFG tahun 2018 warna putih dengan kerugian sekitar Rp 10 juta.

Lanjut, Nuryono Diketahui kedua pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak enam kali.

Aksi terakhir kedua pelaku dilakukannya di Rumah Susun Blok 6, Kel. 23 Ilir Kec. Ilir Barat I Palembang pada Senin (8/6/2020) sekitar pukul 17.30 WIB lalu.

Menurut, Nuryono untuk modus kedua tersangka bermula saat korban memarkirkan sepeda motornya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam keadaan terkunci stang.

Kemudian saat korban ingin keluar rumah ternyata sepeda motornya sudah tidak ada ditempat.

Ditempat, sama pelaku Weni saat ditanyain oleh wartawan Sumsel pers telah mengaku perbuatannya.

Menurut, pelaku Weni sebelum melancarkan aksi saya terlebih dahulu membuat kunci T tersebut. Yang dibuatnya dirumahnya sendiri.

"Kami membuat kunci T tersebut belajar dari internet setelah berhasil membuat kunci tersebut kami langsung mencobanya dan berhasil mencuri motor para korban," katanya, Pelaku Weni.

Lanjut Weni menuturkan setelah mendapatkan motor korban mereka langsung menjual motor tersebut.

"Motor korban langsung kami jual dan uangnya kami bagi rata, kalau saya uangnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli pakaian. Saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya lagi," tuturnya. (DE) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.