PDAM Tirta Randik Berupaya Maksimalkan Pelayanan

Kabag Umum PDAM Tirta Randik H Makmur

- Bakal Tambah Pipa dan Booster

MUBA, SP – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Randik mengajukan usulan penambahan pipa disepanjang  jalur Epil-Teluk Kijing III, penambahan ini dimaksudkan untuk  meningkatkan pelayanan sekaligus pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Desa Lais, dan Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Hal itu dikatakan Dirut PDAM Tirta Randik melalui Kabag Umum PDAM Tirta Randik H Makmur saat dikonfirmasi Harian Sumselpers diruang kerjanya, Rabu (2/9/2020).

Menurutnya, kondisi PDAM di Kecamatan Lais yang melayani pelanggan di Desa Lais, Desa Teluk Kijing 3 dan Babat Supat saat ini terkendala akibat kurang pendistribusian air dari Epil.

"Penyebab pertama yakni struktur tanah atau jalan antara Desa Epil hingga ke Desa Lais berbukit-bukit. Selanjutnya, diameter pipa yang terpasang sebesar 6 inci, serta banyaknya peminat pengguna air bersih di Lais dan sekitarnya, terlebih di musim kemarau saat ini," jelas Makmur.

Makmur menjelaskan, pelanggan PDAM yang ada di Desa Lais dan sekitarnya berjumlah 1800 pelanggan dan Desa Epil berjumlah 513 pelanggan. Pengiriman air bersih dari desa Epil ke Desa Lais sebesar 30/detik namun yang datang ke Desa Lais hanya 12 liter/detik, sementara kebutuhan air semakin meninggkat terutama dimusim kemarau. 

Lebih lanjut dirinya mengatakan, PDAM Tirta Randik dalam jangka pendek akan berupaya memasang pompa booster diantara Epil dan Lais dan upaya jangka panjang akan menambah pipa pendistribusian yang diameternya lebih besar.

"Mengingat kondisi keuangan PDAM Tirta Randik dalam mengatasi investasi tersebut tidak mampu, maka kami mengusulkan penambahan pipa dan pompa booster melalui anggaran baik APBD maupun APBN," pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa warga yang berdomisili di Desa Lais dan Teluk Kijing III Kecamatan Lais mengeluhkan pendistribusian air bersih kewilayahnya kurang lancar. Akibat kebutuhan air bersih di rumah tangga mereka tak terpenuhi, warga terpaksa membeli air galon dan mencari sumber mata air dari sumur warga lainya demi mencukupi kebutuhan air bersih keluarganya.

Atas permasalahan tersebut, mereka mendesak agar pihak PDAM untuk segera mencari solusinya sehingga pelanggan tidak merasa dirugikan. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.