Kantor Pemerintah Diharapkan Jadi Motor Penggerak Budaya 3M

Iskandar Supratman Kepala Disdukcapil Kabupaten Lahat, (KH.Helmi) 

LAHAT, SP - Enovasi perubahan Ubah Laku  malayani masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 menjadi kewajiban bersama khusunya semua ASN dilingkungan Dinas, Badan, Kantor dan struktur pemerintah desa membiasakan diri taat 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan) demi memutus rantai penularan Covid 19 di Kabupaten Lahat. Hal tersebut di himbau Oleh Bupati Lahat Cik Ujang, SH Kamis (22/10) di selah-selah waktunya memantau posko penanggulangan kebakaran Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Kota Lahat


"Ubah laku dimas pandemi ini sangat penting. Jangan mau terus-terusan diperangi oleh covid 19. ASN dilingkungan Pemkab Lahat dapat ber enovasi melalui pemberian cotoh kepada masyarakat khusunya kantor-kantor yang menjadi pusat pelayanan masyarakat,", Himbaunya. 

Hal tersebut mulai terwujud, enovasi ubahlaku di masa pandemi mulai berjalan baik seperti yang terapkan oleh Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Diadukcapil) Kabupaten Lahat mewajibkan semua masyarakat yang sedang membutuhkan pelayanan untuk dapat mematuhi protokol kesehatan. 

"Tentu Diwali dari kami, ASN dilingkungan Disdukcapil memberikan contoh pentingnya penerapan 3M pada waktu melayani masyarakat", Jelas Kepala Disdukcapil Kabupaten Lahat Iskandar Supratman. 

Lebih lanjut dirinya mengatakan, ada banyak perubahan pada waktu masyarakat mengurus atau mengambil dokumen kependudukan di kantor Disdukcapil Lahat dari yang dulunya di ruang tunggu berjumlah 12 orang diubah 6 orang sesuai petunjuk protokol kesehatan dimasa pandemi covid 19 ini. 

"Selain itu, himbauan tertulis dan lisan juga kami sampaikan kepada masyarakat sedang memproses administrasi kependudukan. sebulan masuk kami himbau memakai masker dan mencuci tangan pada air yang telah disediakan tempat sebelum pintu masuk ruangan pengambilan dokumen. Tidak mematuhi, mohon maaf jika tidak patuh, tentu tidak akan dilayani. Saat ini telah berjalan cukup baik. 3M telah jadi budaya masyarakat saat mengurus administrasi kependudukan. Semoga hal tersebut berjalan dikehidupan sehari-hari", Pungkasnya. (KH.Helmi)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.