Nikmati Akhir Pekan Dengan Off Road di Punti Kayu


Palembang, SP - Off road saat ini menjadi salah satu olahraga memicu adrenalin yang sudah banyak dilakukan banyak orang. Di Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu, masyarakat Palembang bisa mencoba track memicu adrenalin ini dengan hanya membayar Rp80.000 untuk sewa satu mobil Jeep.

Rute yang disediakan untuk semi Off Road ini sekitar 2 Km dengan waktu tempuh sekitar 15 menit, dan disediakan delapan Jeep. Titik awal rute Off Road mulai dari depan tempat awal masuk Punti Kayu. Sopir akan membawa pengunjung melewati spot foto, tempat kunjungan satwa, kemudian ke area track.

Manager TWA Punti Kayu Raden Azka mengatakan, dipilih kawasan yang terjal, tapi pihaknya mengupayakan tetap menjaga pepohonan karena Punti Kayu merupakan kawasan hutan konservasi. Biaya Off Road, pihaknya memberikan diskon awalnya Rp200 ribu menjadi Rp80 ribu.

"Kita terapkan juga protokol kesehatan, setelah digunakan jeep disemprot disinfektan. Untuk keselamatan pun, sebelum dibuka untuk umum, track ini sudah dicoba berkali-kali jadi batas-batas keselamatan sudah disurvey," katanya, katanya, Kamis (29/10/2020).

Ia mengatakan, selama pandemi ini pihaknya membatasi jumlah kunjungan dari biasanya 1200 menjadi 600 pengunjung. Tingkat kunjungan pada masa pandemi ini memang cukup berdampak. "17 Agustus lalu ramai, September sepi, Oktober karena long weekend pengunjung ramai, diharapkan Desember ramai juga," katanya.

Pengunjung Punti Kayu saat ini banyak kendaraan dari luar kota dengan plat D BE, dan A. "Mengantisipasi pengunjung agar tidak terjadi kontak fisik, maka dilakukan satu tiket terusan. Selama ini tiket wahana punti kayu Rp10 ribu, tapi kita bebaskan 4 wahana dengan tiket Rp30 ribu dewasa dan Rp25 ribu anak-anak. Kolam renang dan flying foox masih ditutup," katanya.

Pembuat Rute Off Road Punti Kayu Agam Witanto, Jeep yang dipergunakan untuk Off Road ini diantaranya Land Rover tahun 1968, Land Rover tahun 1958, Jeep Willys tahun 1941. "Ini mobil perang, ban mobil ini 4x4, walaupun jalan licin dan terjal masih bisa jalan," katanya.

Salah seorang pemilik Jeep Land Rover, Ican mengatakan, persiapan wahana ini dari Januari. Karena Covid-19 pada Maret lalu, maka baru berjalan 12 Agustus. Trend masih datar karena kondisi sosial ekonomi terutama pada bulan April dan Mei.

"Tetapi sejak Agustus hingga Oktober ini dalam satu hari yang order bisa 1-2 kali. Satu Jeep bisa dinaiki 4-5 orang," katanya. (Ara).

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.