Modus Tawarkan Kalung Emas, Dua Pelaku Diamankan

Pelaku hipnotis saat diamankan, (foto/de)

PALEMBANG, SP
- Gabungan Unit Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap Budi Ledi (40) dan Maryadi (35) warga Desa Gardu Kec. Sai. Lais Kab. Muba Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atas penipuan modus Tawarkan Kalung Emas.


Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit Pidum dan Tekab 134 AKP Robert Sihombing mengatakan ditangkap tersangka kediamannya pada Minggu (4/10) sekitar pukul 13.00 WIB di Jl. Mangku Negara depan Giant Kenten Bukit Sangkal Kalidoni Palembang.


Kejadian bermula ketika korban bertemu kedua pelaku di dalam angkot dan menanyakan dimana toko emas dengan alasan ingin menjual kalung emas yang dibawanya. Lalu salah satu pelaku pura-pura kasihan dan menyuruh korban untuk membeli saja kalung emas tersebut. Beberapa saat kemudian, korban seperti dihipnotis dan mau membeli kalung emas itu.


Namun, karena korban tidak membawa uang tunai, kedua pelaku menyuruh korban mengambil uang ke ATM. Setelah uang ditarik dari ATM, pelaku mengajak korban naik angkot lagi untuk menyerahkan uang tersebut.


"Setelah uang diberikan, ternyata kalung tersebut palsu. Akibatnya,  korban mengalami kerugian sekitar Rp 12juta, dan melapor ke SPKT Polrestabes Palembang," ungkap Robert.


Menurut, Robert ditangkapnya tersangka pada kemarin, berdasarkan laporan  dari korban Agni Angraini (38) warga Jl. Taman Kenten Krakatau Zona Rivera H 23 Kab. Serang yang berdomisili di Jl. Ramakasih 3 Kel. Duku Kec. Ilir Timur 3 Palembang.


"Selain pelaku, polisi juga turut menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 12 juta, 3 kalung emas seberat 9 suku yang diduga palsu, dan 1 gulungan kertas dibalut selembar uang Rp 50 ribu," ujarnya Robert, Senin (5/10).


"Iyo pak, kami yang hipnotis Ibu itu. Kalung emas yang kami jual juga imitasi," singkatnya kedua pelaku. (DE)  

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.