Batik Air Tambah Jam Terbang

*Tujuan Jakarta-Lubuklinggau 

Pesawat Batik Air  yang meneberbangi rute Jakarta-Lubuklinggau dan sebalik

LUBUKLINGGAU,SP-Jelang natal dan tahun baru 2021, bandara udara Silampari melakukan persiapan bersama operator bandara, operator penerbangan dan stakeholder penerbangan lainnya sehingga diharapkan dapat melayani calon pengguna jasa transportasi udara dengan baik dengan tetap memprioritaskan keselamatan dan keamanan penerbangan serta mengikuti protokol kesehatan.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Silampari, M Mega Erdiansyah mengatakan pada minggu ini maskapai penerbangan Batik Air menambah jam terbang Senin, Rabu, dan Jumat tujuan Lubuklinggau-Jakarta,"katanya, Selasa (24/11/2020).
Mega menambahkan sementara untuk Wings beroperasi normal Rabu dan Sabtu sedangkan NAM Air  pada bulan depan setiap Hari Rabu tujuan Jakarta, kemudian ada rencana Air Asia masuk di Minggu ketiga tujuan Lubuklinggau-Jakarta.
"Kita sangat apresiasi peningkatan potensi pergerakan transportasi udara di Bandara Silampari, tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Setiap penumpang diwajibkan untuk mengenakan masker, mencuci tangan di tempat yang telah disediakan, dan suhu tubuhnya diukur dengan thermo gun. 
Bahkan, mereka juga harus mengikuti rapid test yang sudah disiapkan di Bandara  Udara Silampari bekerjasama dengan Klinik Sekata, kami suruh bikin pos rapid test, penumpang tidak perlu capek kemana-mana kita siapkan ruangannya dari situ bisa kita lakukan rapid tes dengan harga Rp150 ribu perorang dan itu adalah harga nasional yang terpublis. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya klaster baru akibat dilakukannya penerbangan.
Lanjut Mega, Insya Allah bertransportasi itu lebih mudah, protokol kesehatan masih dijalankan, dengan adanya animo masyarakat bertransportasi udara kita dari Bandara Udara Silampari memfasilitasi itu melalui mekanisme kerjasama.
"Alhamdulillah sudah menunjukkan geliat transportasi udara itu sudah hidup, Batik Air sudah menambah lagi frekuensi lagi mulai Senin, Rabu, Jumat sebelumnya cuma terbang satu kali, ini cukup menggembirakan jadi akses transportasi udara sudah mulai tumbuh dan harus kita kerjasama dengan baik," katanya. (Galsa s)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.