Debat Publik Pilkada Mura Hanya Dihadiri Satu Paslon

Penyelenggara Pilkada Mura pose bersama dengan Cabup dan Cawabup Kabupaten Musi Rawas (Mura) di Stasiun TVRI Sumsel, Palembang,Sabtu malam, (foto/ody)

PALEMBANG, SP
- Debat Publik  Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura) digelar di TVRI Palembang,  Sabtu (31/10) malam. Debat ini hanya diikuti Paslon urut 2, H Hendra Gunawan-H Mulyana. Sedangkan Paslon nomor urut 1 (Hj Ratna Machmud Amin-Hj Suwati) tidak bisa hadir karena sakit.

Ketua KPU Kabupaten Mura Anasta Tias mengatakan, seyogyanya debat ini diikuti oleh dua Paslon.

Namun  Paslon nomor urut 1 Ratna Machmud-Suwarti menyampaikan surat tidak bisa hadir karena sakit.

Dengan Debat ini menurutnya dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menilai visi misi progarm dari para kandidat sehingga dapat menentukan pilihan pada Desember mendatang.

"Diharapkan pemimpin Mura nanti dapat membawa masyarakat sejahtera dan Mura semakin maju, silakan dicatat maupun diingat apa saja janji politik yang disampaikan," kata Anasta.

Untuk itu pihaknya mengajak masyarakat untuk menentukan pilihan dengan datang secara langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan nanti.

Sementara pasangan calon nomor urut 1 Ratna Mahmud-Suwarti tidak dapat mengikuti debat publik karena sakit sehingga harus melakukan perawatan.

Sedangkan Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana menambahkan , pelaksanaan debat tidak masalah hanya dihadiri satu pasangan calon, dan hal itu tidak menjadikan acara debat dibatalkan.

"Jadi tidak masalah tetap dilakukan, tapi agendanya buka debat paslon, tapi penajaman visi misi, sama seperti pelaksanaan yang tersapat calon tunggal," katanya.

Hendra Gunawan mengklaim dirinya telah menjalankan program yang telah dirasakan oleh masyarakat Mura selama lima tahun terakhir.

"Sehingga kami tidak perlu banyak janji namun kami perbaiki yang kurang dan melanjutkan yang baik," kata calon incumbent ini.

Indikator keberhasilannya selama menjadi bupati telah membawa Mura dari kabupaten tertinggal dengan sejajar dengan kabupaten kota yang lebih dulu maju.

"Angka kesenjangan sosial semakin menurun itu banyak indikator," katanya.

Program yang menjadi prioritas Hendra ke depan yakni bidang pendidikan.

Untuk itu SDM katanya, harus mendapatkan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas.

"Biaya pendidikan terjangkau dengan program yang dicanangkan, kami juga akan menyediakan armada bus gratis dan perlengkapan, kemudian kami akan memberikan instensif bagi non ASN, SDM harus disiapkan dari dini karena mereka adalah pemimpin masa depan kita," katanya.

Kemudian, dibidang kesehatan dengan meningkatkan pelayanan kesehatan sehingga dirasakan oleh seluruh masyarakat Mura.

"Kemudian juga dibidang infrastruktur, ekonomi dan lainnya, untuk itu kualitas kami tidak akan diragukan oleh masyarakat Mura," katanya. (ody)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.