Paparkan IPAL PTPN 7 Unit Tasa

Baku Mutu Limbah Masih Wajar

Forkopimcam Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendengarkan pemaparan dari  PTPN 7 Unit Talang Sawit (Tasa) terkait layout limbah atau Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) PTPN 7 Unit Tasa. (Foto:Ch@)

 

MUBA, SP – Pada Sidak Forkopimcam Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (4/11/2020) pihak PTPN 7 Unit Talang Sawit (Tasa) memaparkan layout limbah atau Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) PTPN 7 Unit Tasa.

Dalam penjelasan yang disampaikan Asisten Kepala PTPN 7 Unit Tasa Suandi STP mengatakan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) diterapkan berdasarkan dengan Kementan RI Nomor RC.220/221/B/II/1993 Jakarta 10 Februari 1993 (penyajian evaluasi lingkungan), sesuai dengan Rencana Kegiatan Lingkungan nomor RC/220/496/B/III/1994 tanggal 18 Maret 1994.

Dia juga menjelaskan PTPN 7 Unit Talang Sawit juga telah mendapatkan izin pembuangan air limbah kelapa sawit dari Bupati Muba Nomor 1792 Tahun 2006 tanggal 6 September 2006 dengan debit limbah yang diizinkan yakni 270 meterkubik sementara operasional limbah yang dihasilkan maksimal 35 meterkubik perhari.

Selain itu, PTPN 7 Unit Tasa juga memiliki izin pengambilan dan pemanfaatan air permukaan dari DPMPTSP Muba nomor Provinsi Sumatera Selatan nomor 0234 yang berlaku selama 2 tahun, dengan kebutuhan air 2500 perhari.

Lebih lanjut, Suandi menjelaskan dalam pengelolaan air limbah, pihaknya menggunakan sebanyak 14 kolam. "Kolam yang terakhir baru menuju sungai batang hari yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer," imbuhnya.

Senada, Manajer PTPN 7 Unit Tasa M Audy Temata SE MM yang saat itu didampingi Asisten Kepala Suandi STP, Asiaten Keuangan, Akuntansi, SDM & Umum Eti Susianti mengucapkan terimakasih atas kedatangan pihak Forkopimcam Kecamatan Lais.

"Dengan pemberitaan yang ada, maka pihak DLH Muba termasuk Forkopimcam telah hadir kesini untuk croschek langsung kondisi yang ada sebenarnya," jelasnya.

Dirinya mengatakan, untuk analisa limbah sudah di cek pihak DLH Muba, sedangkan derajat keasaman masih normal. "Mudah mudahan dalam waktu seminggu dua minggu ini hasilnya sudah kita dapatkan," pungkasnya.

Sementara, Camat Lais yang diwakilkan Sekcam Lais Marsofi SKM MM dalam kesempatan itu mengatakan, terkait dengan adanya laporan, maka pihaknya tu­run langsung guna mengecek kondisi dilapangan. Selain itu juga, akan meyakinkan bahwa dalam lelang lebak lebung nantinya tidak ada ge­jolak jika limbah PTPN 7 Unit Tasa masih diambang baku mutu, hal ini guna meyakinkan pengemin yang akan ikut lelang nantinya.

Kapolsek Lais Iptu Herman Junaidi juga menambahkan, pihaknya turun kelapangan guna peduli dan respon dengan laporan masyarakat dan pemberitaan yang ada, sehingga tidak adanya kesimpang siuran berita nantinya.

"Kita berharap wilayah hukum Kecamatan Lais tetap aman dan kondusif," pungkasnya.(ch@)

 

 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.