PN Palembang Jadi Tuan Rumah Pembinaan Hakim Seluruh Indonesia

Pengadilan Negeri Palembang (Foto:Ariel/SP)

PALEMBANG, SP - Mahkamah Agung (MA) hari ini menyelenggarakan Pembinaan Bidang Teknis dan Administrasi Yudisial, kepada seluruh hakim se Indonesia. 

Kegiatan yang dipusatkan di Palembang ini dilaksanakan selama 2 hari yakni mulai hari ini Rabu (11/11/2020) dan besok, Kamis 2 November 2020.

Pembinaan yang diselenggarakan Mahkamah Agung (MA) akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat yakni secara Zoom atau virtual.

Kali ini kota Palembang bertindak sebagai tuan rumah bagi para ketua, wakil ketua, hakim, panitera dan sekretaris pada pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama di Lingkungan Peradilan Seluruh Indonesia, yang mana kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan di Yogyakarta.

Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kelas 1A Khusus Sumatera Selatan, Abu Hanifah SH MH, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung, M Syarifuddin dan jajaran pejabat tinggi MA.

"Kunjungan ini merupakan kegiatan rutin berkala Mahkamah Agung, kali ini Palembang dipilih menjadi tuan rumah, sebelumnya kegiatan sama dilakukan di Yogjakarta," kata Abu Hanifah SH MH, Rabu (11/11/2020).

Kegiatan tersebut bertujuan pembinaan terhadap hakim-hakim serta satuan kerja seluruh Indonesia serta pembinaan teknis dan administrasi yudisial secara virtual.

Untuk hari ini kata Abu, ada kegiatan pembinaan, mulai dari kunjungan kerja ke Satker Pengadilan Tinggi (PT) Palembang yang dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung (MA), Wakil Ketua MA, Ketua Kamar Pembinaan dan beberapa hakim agung. Kemudian dilanjutkan kunjuangan ke Pengadilan Tinggi Agama (PTA) juga dihadiri Ketua MA dan rombongan.

"Sementara untuk kunjungan ke Pengadilan Negeri (PN) Palembang sendiri pada hari Kamis besok menurut akan dihadiri oleh Ketua Kamar Pidana, Perdata, Bidang Pengawasan, Hakim Ad Hoc dan Tipikor Mahmakah Agung," jelasnya.

Untuk PN Palembang sendiri tidak ada persiapan khusus mengenai kunjungan para petinggi MA tersebut. Dirinya menegaskan, PN Palembang sendiri sebenarnya sudah tertib administrasi yang sudah terlaksana dengan baik.

"Meskipun beberapa petugas termasuk hakim kita juga turut menjadi panitia penyelenggara, namun kita tidak ada persiapan khusus untuk itu. Adapun soal jadwal sidang memang ada beberapa agenda yang ditunda akan tetapi tidak berpengaruh kepada kinerja hakim dan pegawai karena memang sudah diagendakan jadwalnya diganti dengan hari lainnya," tutupnya. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.