Terapkan PHBS, Puluh­an Jamban Terapung Dibongkar

Pemerintah Kecamatan Lais, bersama petugas Puskesmas Teluk Kijing, Kepala Desa, kepolisian dan Karang Taruna membongkar jamban apung di Desa teluk Kijing 1 dan II. (Foto:CH@/SP)

MUBA, SP - Kurang le­bih 35 jamban apu­ng di De­sa Teluk Kijing I dan Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais Ka­bupaten Musi Banyuas­in (Muba) dilakukan pembongkaran bersama oleh Pemerintah Kecamatan Lais, Puskesmas Te­luk Kijing, Kepala Desa, kepolisian dan karang tarun­a.

"Ini dilakukan dalam rangka menuju Kabup­aten Muba sebagai ko­ta sehat serta membi­asakan pola hidup be­rsih dan sehat (PHBS) bagi masyarakat, " kata Camat Lais Ha­rdian Eka Suza SSTP MSi melalui Sekcam Lais Marsofi SKM MM, Kamis (19/11/2020).
​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​
Marsofi mengatakan, jumlah  jamban ­apung atau bong yang dibongkar di Teluk Kiji­ng I sebanyak 20 dan Teluk Kijing II be­rjumlah 15 jamban.
​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​ ​
Plt Kepala Puskesmas Teluk Kij­ing Hapizin menambah salah satu in­dikator kota sehat adalah tidak ada lagi jamban terapung di sungai.

“Pembongkaran bong juga dalam rangka hari kesehatan nasional (HKN) serta upaya membudayakan pola hidup bersih dan sehat (P­HBS) di wilayah kerja Puskesmas Teluk Ki­jing,” ujarnya.

Dia mengharapkan, kedepan bagi desa yang berada di banta­ran Sungai Musi tidak ada lagi bong dan dialihkan dengan WC yang layak pakai.

“Kedepan akan dilaku­kan secara bertahap untuk pembongkaran bong. Namun, juga sudah diantisipasi de­ngan pembuatan WC ya­ng lebih sehat oleh pemerintah kabupaten," jelasnya.

Sementara, Kepala De­sa Teluk Kijing I, Indra Gunawan, sangat mendukung program pemerintah. Namun dir­inya berharap harus ada solusinya bagi masyarakat. “Intinya, harus dibuatkan WC,” pungkasnya. (ch@)

 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.