Pelajar Muba Ramaikan Turnamen Bulutangkis

Dua pebulu tangkis sedang berlaga pada ajang turnamen bulu tangkis yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba yang melibat pelajar SD dan SMP se-Muba

MUBA, SP -
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba menggelar turnamen bulu tangkis tingkat pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) antar kecamatan se-Kabupaten Muba.

Turnamen bulu tangkis ini tetap mengedepankan protokol kesehatan, agar tidak menjadi cluster baru penyebaran COVID-19 di Bumi Serasan Sekate. Demikian diungkapkan Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi saat membuka turnamen Bulu tangkis, Rabu (2/12/20) di gedung Olahraga Ranggonang Sekayu.

Apriyadi berharap turnamen bulu tangkis ini melahirkan bibit muda pebulu tangkis yang handal dan berkualitas di Muba.​

"Turnamen ini selain sebagai wahana mengukur tingkat kemampuan para peserta, memperbaiki dan melatih diri, diharapkan juga dapat melahirkan bibit bibit atlet yang matang dan tangguh,"ungkapnya.​

Turnamen ini kata Apriyadi, secara tidak langsung merupakan upaya Pemkab Muba dalam mengembangkan olahraga bulu tangkis di Musi Banyuasin yang diharapkan nantinya para peserta dapat terus dibina dan dikembangkan untuk mengikuti kejuaraan pada event yang lebih tinggi lagi.​

"Kepada peserta turnamen bulu tangkis saya ucapkan selamat bertanding, bertandinglah dengan penuh semangat dalam meraih prestasi, tunjukkanlah semua kemampuan yang dimiliki, dengan tetap menjaga sportivitas. Dan saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar besarnya kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berupaya dan bekerja keras hingga terlaksananya turnamen bulu tangkis ini," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya SSos MSI mengatakan, turnamen bulu tangkis tingkat pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdiri dari 13 kecamatan yang ada di Muba yang menghadir 187 pelajar. Event ini juga dijadikan sebagai ajang seleksi dalam mempersiapkan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)  tahun 2021.

"Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan baik serta terhindar dari COVID-19. Karena di dalam kegiatan ini kita sangat mengedepankan protokol kesehatan seperti dengan menjaga jarak, rajin cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan memakai masker. Jika banyak yang tidak mematuhi protokes maka kegiatan ini akan kita hentikan,"pungkasnya.(ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.