Rebutan Penumpang, Muktamar Babak Belur Dihajar

(Foto: Ody/SP)

PALEMBANG, SP - Hanya gara-gara rebutan penumpang hingga cekcok mulut, Muktamar (63), babak belur dianiaya sesama abang becak, Bani (35), warga Jalan Silaberanti Lorong Sederhana, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang, Kamis (17/12), sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibatnya Muktamar, warga Jalan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, mengalami memar serta luka lecet di paha kanan kiri, dan di tangan kanan lantaran dipukul dengan besi oleh Bani.

Tak terima dengan perbuatan temannya itu, lantas Muktamar melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (20/12) WIB.

Dalam laporannya, korban mengaku saat itu dirinya sedang menunggu penumpang di Jalan Mayjen HM Ryacudu depan toko Kenangan Masa, Kelurahan 7 ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.

“Saya duluan mangkal, dan dia baru datang. Waktu ada penumpang, dia langsung mau mengambilnya. Lalu saya bilang penumpang itu bagian saya, dia marah dan kami cekcot mulut,” katanya.

Selanjutnya, kata korban, dirinya tetap mengantar penumpang dan meninggalkan terlapor. 

“Setelah antar penumpang dan mangkal lagi di depan toko itu, dia datang dan langsung memukul saya pakai besi secara membabi buta, untung saya bisa kabur,” katanya.

Setelah dirawat di rumah dan kondisi membaik, Muktamar baru melaporkan teman satu kampungnya tersebut ke polisi.

“Saya hanya diurut, karena badan saya sakit dan biru semua,” katanya.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dialami korban.

“Benar, laporannya sudah diterima dan akan ditindak lanjuti Unit Reskrim,” katanya. (Ody)


Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.