Salah Satu Hakim Dinyatakan Positif, PN Palembang Lockdown Satu Pekan

Pengadilan Negeri Palembang tutup selama 7 hari 

PALEMBANG, SP - Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kelas 1 A Khusus Sumatera Selatan kembali melakukan penghentian aktivitas atau lockdown guna untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 selama satu pekan.


Penutupan aktivitas kantor pengadilan negeri (PN) Palembang itu diumumkan dengan pemasangan spanduk di pintu masuk gedung dengan bunyi untuk Antisipasi Penyebaran virus Covid-19 Pengadilan Negeri Palembang menghentikan sementara aktivitas kerja di kantor selama 7 hari sejak tanggal  13 Januari sampai dengan 19 Januari 2021, tertanda Ketua PN Palembang, Selasa (12/1/2021).


Juru bicara PN Palembang, Abu Hanifah SH MH, membenarkan adanya penghentian sementara aktivitas kantor pengadilan.

 Dikatakannya, dari perkembangan terakhir, di pengadilan negeri ini berawal dari beberapa Minggu yang lalu pihaknya melakukan rapid test ada beberapa yang reaktif dan ternyata ada empat yang positif setelah dilakukan tes swab.


"Tiga panitra pengganti (PP) dan satu tenaga honor, namun setelah melakukan isolasi mandiri mereka sekarang dinyatakan sehat. Namun, hari ini kita mendapatkan informasi lagi bahwa salah satu hakim dinyatakan positif," jelas Abu.


Abu menambahkan, dikarekan adanya satu hakim yang positif sehingga pimpinan pengadilan mengambil kebijakan untuk tutup aktivitas kantor selama 7 hari.


"Namun lockdown ini bukan berati pengadilan tutup total adapun kegiatan sidang yang masa tahanan sudah habis tetap berjalan, kami mohon doanya agar rekan kita segera cepat sembuh kemabali," tutupnya. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.