Ultah ke-1338 ini Evaluasi Walikota Palembang


PALEMBANG, SP -
Menginjak usia ke-1338, Kota Palembang masih perlu banyak perbaikan. Dari 9 program unggulan Walikota dan Wakil Walikota, baik sisi sosial ekonomi hingga pembangunan infrastruktur harus diselesaikan. 

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, evaluasi pembangunan Kota Palembang dari sisi sosial ekonomi dan infrastruktur masih belum terealisasi seluruhnya. 

"Yang belum dicapai tetap dievaluasi, dari beberapa program unggulan seperti banjir, kemacetan, ekonomi," katanya, Rabu (16/6/2021).

Perencanaan pembangunan infrastruktur telah dilakukan dan tinggal pengerjaan fisik. Seperti pembangunan Flyover Simpang Sekip, Underpas Sudirman, Jalan Lingkar Timur Nurdin Pandji-Boom Baru. Pengentasan banjir dengan akan dibangunnya kolam retensi di simpang bandara dan sudah mendapatkan respon baik dari gubernur.

"Meskipun di tengah pandemi, tetapi program kerja tetap dikerjakan sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Jangka Menengah Daerah (RKPJMD)," katanya. 

Di tengah pandemi ini, tidak ada yang terhambat hanya masalah komunikasi saja tapi koordinasi tetap bisa dilakukan walaupun dilakukan secara terbatas.

"Terkait pertumbuhan ekonomi selama satu tahun pandemi ini kita berkontraksi 0,25 persen, itu memang menurun tapi  sebenarnya ingat itu karena pandemi Covid," katanya. 

Namun, kalau dibandingkan daerah lain seperti Jawa Barat, Jawa Timur lebih baik di Sumatera."Artinya kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah ini baik. Kalau IPM tidak menurun, masih terjaga baik," katanya. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang Kota Palembang Harrey Hadi mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk mencegah kemacetan di Kota Palembang menjadi salah satu fokus Walikota Palembang. 

"Program pembangunan realisasinya sudah bisa dilihat, salah satunya Flyover Sekip dan Underpass Sudirman. untuk flyover sedang berlangsung pembebasan lahan dan diharapkan pembangunan selesai awal 2023," katanya. 

Kemudian Underpass Sudirman hanya tinggal pembebasan lahan. Palembang telah mendapatkan bantuan dari APBN Rp 50 miliar. Berdasarkan kajian NJOP di Sudirman dari KJPP setidaknya nilai pembebasan Rp80 miliar. 

"Sisa kurang Rp30 miliar. Tinggal bagaimana sharing kita nanti dengan Pemerintah Provinsi Sumsel," katanya. 

Sebelumnya, BBPJN Wilayah V telah melakukan uji struktur tanah di Simpang Charitas. Desain underpass pun disiapkan oleh BBPJN. "Panjangnya mulai dari Kodam II Sriwijaya sampai bundaran Cinde. Pembebasan lahan dan bangunan akan dilakukan pendekatan dengan para pemilik," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.